Kompas.com - 25/10/2012, 09:34 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Susu formula atau susu pertumbuhan saat ini dimodifikasi sedemikian rupa supaya makin mendekati ASI. Salah satu zat gizi yang banyak disuplementasi adalah asam arachidonic (AA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) yang diklaim akan meningkatkan kecerdasan bayi.

Banyak orangtua yang menganggap bahwa susu yang diperkaya dengan AA dan DHA sudah pasti akan membuat buah hati mereka lebih cerdas.

Menurut dr.Yoga Devaera, Sp.A dari divisi nutrisi dan penyakit metabolik, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI, sebenarnya para ahli belum menyimpulkan apakah penambahan zat-zat tersebut bisa meningkatkan kecerdasan.

Data-data penelitian juga belum konsisten menunjukkan manfaat jangka panjang suplementasi AA dan DHA.

"Pada kadar tertentu memang bisa menyebabkan perkembangan anak menjadi lebih baik. Tetapi belum jelas juga berapa yang sebenarnya dibutuhkan anak," katanya dalam acara media edukasi teknologi pengemasan susu cair yang diadakan Tetra Pak di Jakarta (24/10/12).

Yoga menjelaskan bahwa kecerdasan anak dipengaruhi oleh tiga hal, yakni potensi genetik, nutrisi, serta stimulasi yang diberikan orangtuanya.

"Yang pasti kandungan AA dan DHA dalam ASI sangat tinggi, sementara di susu sapi tidak ada. Karena itu kebanyakan susu untuk bayi disuplementasi zat tersebut supaya mirip ASI," paparnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, menurut Yoga, penelitian mengenai manfaat zat besi terhadap kecerdasan bayi sudah jauh lebih pasti.

"Kekurangan zat besi pada usia bayi bisa menurunkan tingkat kecerdasan anak," imbuhnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.