Kompas.com - 03/02/2013, 11:00 WIB
EditorAsep Candra

Pengobatan penting dan utama dalam tatalaksana pasien dengan demam berdarah adalah menjaga sirkulasi cairan dengan infus yang cukup dan minum yang banyak. Obat-obatan yang diberikan biasanya hanya bersifat menghilangkan gejala yang muncul.  Jika demam diberikan parasetamol, jika mual diberikan obat anti mual. Tetapi, tentu obat-obat ini diberikan sesuai indikasi dan bersifat sementara sesuai dengan gejala yang timbul.

Bagaimana dengan infus trombosit?

Sebagaimana diketahui, perjalanan penyakit pasien DHF selalu dihubungkan dengan trombosit yang rendah. Kadar trombosit rendah juga menjadi patokan kapan pasien harus dirawat. Sebenarnya, selain trombosit rendah, darah yang semakin pekat (hemokonsentrasi) ditandai hematokrit yang meningkat serta tanda-tanda perdarahan merupakan hal lain yang juga dilihat sebelum memutuskan apakah pasien perlu dirawat atau tidak. Trombosit biasanya tidak berhubungan langsung dengan terjadinya perdarahan. Pasien-pasien dengan trombosit di bawah 10.000 pun bisa saja tanpa perdarahan. Trombosit yang rendahpun tidak otomatis harus dinaikkan dengan transfusi trombosit.

Pengalaman penulis dalam merawat pasien dengan DBD biasanya trombosit akan naik dengan sendirinya setelah hari ke-7 sejak mulai terjadinya demam.  Selama perawatan, apabila tidak terjadi syok atau perdarahan masif,  cairan infus yang diberikan yaitu cairan kristaloid  seperti cairan ringer laktat atau ringer asetat  yang diberikan  untuk menjaga agar volume cairan didalam pembuluh darah tetap baik.

Mudah-mudahan informasi ini mengingatkan kita semua akan bahaya penyakit Demam Berdarah  yang selalu menghantui kita dan jumlah kasusnya dapat meningkat jika kita LENGAH. Bagi pemerintah dan masyarakat, pemberantasan sarang nyamuk sudah menjadi menjadi keharusan untuk terus menerus dilakukan.

Dr. Ari Fahrial Syam
Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.