Kompas.com - 04/04/2013, 15:10 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Serangan jantung adalah peristiwa darurat medis. Tindakan pertama yang diberikan pada pasien serangan jantung akan berpengaruh besar untuk mencegah kerusakan jaringan jantung. Selain mempraktikkan CPR dengan menekan dada, merangsang agar pasien batuk dianggap bisa membantu menormalkan denyut jantung.

Di menit-menit awal begitu terjadi serangan jantung akan terjadi irama jantung jantung yang tidak stabil atau denyut jantung melemah. Menurut  dokter spesialis jantung dari Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK) dr. Iwan Dakota, batuk hanya efektif untuk serangan jantung tipe kedua.

"Irama denyut jantung yang normal adalah sekitar 60-100 per menit, namun ketika terjadi serangan jantung bisa melemah menjadi sekitar 20-30 per menit.  Jika tidak segera diberi tindakan denyut jantung akan berhenti berhenti," papar Iwan dalam konferensi pers peluncuran Absorb Bioresorbable Vascular Scaffold Kamis (4/4/2013) di Jakarta.

"Batuk dapat meningkatkan denyut jantung yang melemah saat terjadi serangan jantung," ujar dokter dari Divisi Vaskular Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI ini.

Dalam kesempatan yang sama, spesialis jantung dari Divisi Non-Bedah Intervensi, Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Doni Firman Sp.JP, mengatakan, sebelum melakukan pertolongan pertama pada orang yang mengalami gejala serangan jantung, perlu dilakukan deteksi untuk memastikan yang terjadi adalah serangan jantung.

Serangan jantung umumnya ditandai dengan rasa sakit pada daerah dada, napas pendek, rasa sakit pada rahang atau lengan, rasa panas, mual, muntah, dan berkeringat.

"Pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh awam adalah dengan mengistirahatkan orang tersebut, melonggarkan pakaian yang mengikat, dan yang paling penting adalah segera membawanya ke rumah sakit," jelas Doni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiap tahun jutaan orang meninggal dunia karena tidak mendapat bantuan medis secepatnya. Jangan merasa malu jika ternyata pasien yang sudah dibawa ke rumah sakit bukan menderita serangan jantung. Meski tidak yakin dengan gejala penyakitnya, mencari bantuan medis adalah tindakan paling bijaksana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.