Kompas.com - 05/04/2013, 10:44 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Penyakit jantung koroner (PJK) masih menduduki peringkat nomor wahid penyebab kematian di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sumbatan pada pembuluh darah akibat endapan lemak diketahui sebagai salah satu penyebab PJK. Saat ini tindakan minimum invasif untuk menanggulangi sumbatan pada pembuluh darah lebih direkomendasikan oleh para dokter.

Tindakan minimum invasif antara lain pemasangan stent atau yang lebih dikenal dengan " cincin atau ring" pada pembuluh darah untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat. Risiko dari tindakan ini lebih kecil daripada operasi bypass yang merupakan operasi besar.

Pemasangan cincin dilakukan melalui kateter lentur yang dimasukkan ke dalam tungkai atau arteri lengan. Dibantu dengan gambar di monitor dokter akan memandu kateter menuju pembuluh darah yang tersumbat. Stent atau cincin tersebut berupa jalinan logam kecil. Stent akan bekerja sebagai penopang untuk menjaga agar pembuluh darah tetap lebar.

Menurut dr. Doni Firman, Sp.JP, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK), tindakan minumum invasif memang lebih direkomendasikan, namun tetap perlu melihat dari kondisi pasien. Keputusan dilakukan tindakan pemasangan cincin atau operasi bypass antara lain berdasarkan pada parahnya sumbatan dan lokasinya.

"Meskipun tindakan minimum invasif lebih kecil risikonya, namun ada keadaan-keadaan tertentu yang dapat menyebabkan kegagalan tindakan tersebut," katanya disela acara peluncuran Absorb Bioresorbable Vascular Scaffold di Jakarta, Kamis (4/4/13). 

Pasien yang memiliki kadar trombosit rendah dan alergi pada obat bukanlah calon yang baik untuk tindakan tersebut.  "Saat pemasangan stent, darah pasien dibuat seencer-encernya untuk memudahkan prosedur memasukkan kateter. Jika kadar trombosit pasien terlalu rendah maka pasien bisa kehilangan darah," tutur dokter dari Divisi Non Bedah Intervensi, Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI/PJNHK ini.

Selain itu, lanjut Doni, dokter juga perlu memperhatikan jika pasien memiliki alergi terhadap obat-obatan pengencer darah. Hal tersebut dikarenakan obat-obatan pengencer darah perlu diminum pasien sebelum menjalani tindakan pemasangan stent.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pencegahan Lebih Penting

Pasien PJK di PJNHK setiap bulannya mencapai 100 hingga 150 orang. Sebanyak 40 persen di antaranya langsung menerima tindakan pemasangan stent ketika datang karena sudah dalam keadaan gawat. "Sedikit saja terlambat dibawa ke rumah sakit bisa meninggal," ungkapnya Direktur Utama Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr.Hananto Andriantoro, Sp.JP, dalam kesempatan yang sama.

Hananto menegaskan, meskipun teknologi pengobatan PJK semakin maju, namun yang paling penting adalah upaya preventif. "Prevensi lebih penting dari kuratif," cetusnya.

Prevensi dapat dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat, yaitu dengan olahraga teratur, menghindari makanan berlemak jenuh dan lemak trans, tidak merokok dan minum alkohol, serta mengurangi gula dan garam.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

Health
Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Penyakit
5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

Health
Eklampsia

Eklampsia

Penyakit
13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

Health
Patah Tulang

Patah Tulang

Penyakit
10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

Health
Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.