Kompas.com - 18/04/2013, 15:24 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Latihan kekuatan atau strength training merupakan latihan fisik yang menggunakan tenaga dan berlawanan dengan gravitasi. Latihan kekuatan umumnya menggunakan seperti beban, massa tubuh atau mesin yang bertujuan memicu kontraksi otot. Hasilnya, latihan kekuatan dapat membentuk otot, meningkatkan kekuatan, memelihara, dan meningkatkan jaringan otot.

Latihan ini biasanya terdiri dari beberapa latihan dan membutuhkan sesi-sesi latihan yang ketat. Latihan ini sangat bermanfaat dan memastikan tubuh mendapatkan tingkat kekuatan yang diinginkan tanpa kemungkinan cedera apapun. Ada jenis latihan ini yang mungkin saja melibatkan peralatan berat dan mungkin agak sulit dilakukan. Saat menjalankan latihan ini, Anda harus dibimbing oleh pelatih atau instruktur ahli. Menggunakan ide sendiri pada saat melakukan latihan kekuatan bisa saja malah menimbulkan masalah.

Latihan kekuatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rezim olahraga yang seimbang. Latihan ini direkomendasikan untuk semua jenis kelamin dari anak-anak hingga usia lanjut. Selain dapat membentuk otot, ternyata latihan kekuatan juga memiliki manfaat lain untuk tubuh. Simaklah manfaat lain latihan kekuatan berikut ini :

1. Membuat awet muda

Latihan kekuatan memberi pengaruh baik terhadap 'biomarkers of aging'.  Biomarkers of aging merupakan beberapa faktor penentu penuaan fisik yang bisa Anda kendalikan seperti: massa otot, komposisi tubuh, lemak darah, tekanan darah, kepadatan tulang, dan kadar gula darah. Faktor-faktor tersebutlah yang menunjukkan seberapa tua Anda, terutama bagi orang lain yang tidak tahu usia Anda sebenarnya.


2. Bermanfaat bagi penderita penyakit jantung

Beberapa masalah pada jantung berkaitan dengan kegagalan jantung memompa darah yang cukup ke seluruh tubuh. Penelitian membuktikan bahwa saat penderita penyakit jantung melakukan gerakan latihan kekuatan seperti leg press, darah mereka akan lebih banyak dialirkan daripada saat mereka diam. Hal tersebut dikarenakan kontraksi otot yang halus dan terkontrol dari gerakan leg press menekan sistem pembuluh darah sehingga membantu memompa dan memperpendek jarak yang harus dilalui darah sebelum kembali ke jantung. Maka, peredaran darah menjadi lebih efektif.

3. Mengontrol kadar gula darah

Menjaga kadar gula darah sangat penting jika Anda ingin terhindar dari penyakit kardiovaskular. Latihan kekuatan menyerap banyak glukosa sebagai sumber tenaga. Dua set latihan dengan sepuluh repetisi rata-rata mengurangi 5 gram glukosa dalam tubuh. Maka latihan kekuatan merupakan sarana yang baik untuk menurunkan kadar gula.

4. Mencegah osteoporosis

Tulang dan otot saling berkaitan satu sama lain. Dengan melatih otot, Anda juga memberikan tekanan pada tulang. Tekanan ini merangsang tulang untuk meningkatkan kepadatannya dan membantu mengurangi resiko osteoporosis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.