Kompas.com - 09/07/2013, 17:02 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Sampai saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih menempatkan penyakit kardiovaskular, seperti jantung koroner, stroke, dan juga hipertensi sebagai penyebab kematian nomor satu.

Agar kita bisa terhindar dari penyakit yang terus memakan korban jiwa ini, menjalankan gaya hidup sehat menjadi wajib hukumnya. Salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk memastikan organ jantung selalu sehat adalah menjaga kadar tekanan darah dan kolesterol.

Para peneliti dari Medical University of South Carolina menemukan, pasien penderita hipertensi yang menurunkan kadar tekanan darahnya saja atau kadar kolesterolnya saja, risiko terkena serangan jantung hanya turun menjadi 20 persen dan 35 persen.

Berbeda hasilnya jika seorang pasien hipertensi berusaha menjaga agar kadar tekanan darah dan kolesterolnya tetap normal. Risiko terkena serangan jantung berkurang sampai lebih dari 50 persen.

Tekanan darah tinggi akan merusak lapisan pembuluh darah sehingga kolesterol mudah terserap masuk. Namun, jika menjaga kedua faktor tersebut, Anda akan membatasi jumlah kolesterol yang bisa masuk sekaligus melindungi kerusakan arteri.

Kebanyakan dokter lebih fokus untuk menurunkan kadar kolesterol pasiennya, padahal tekanan darah juga penting untuk dicek secara berkala dan dijaga agar selalu normal.

Menurut studi yang dimuat dalam jurnal Annals of Internal Medicine, untuk mengetahui kadar tekanan darah yang akurat, dibutuhkan pengukuran sampai dengan enam kali. Karena itu, selain di ruang dokter, Anda juga bisa mengukur tensi darah di toko obat atau di rumah jika memiliki alatnya.

Selain itu, sebaiknya ukur tensi darah pada kedua lengan. Menurut Aaron Michelfelder, peneliti dari Loyola University Stritch School of Medicine, hasil pengukuran yang berbeda bisa menjadi gejala penyakit pembuluh darah periferal yang akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.