Kompas.com - 27/08/2013, 15:12 WIB
ilustrasi SHUTTERSTOCKilustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Jakarta, Kompas.com - Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam membeli obat, suplemen, atau pun kosmetik di toko online karena keamanannya tidak terjamin.

"Sudah banyak korban akibat membeli obat atau kosmetik secara online, terutama produk dari luar negeri," kata Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan NAPZA BPOM, Retno Tyas Utami pada talkshow bertema STOP, Supaya Terhindar dari Obat Palsu, di Jakarta Selasa (27/8).

Retno menjelaskan, dalam perdagangan obat dan kosmetik online sering tidak jelas produsen dan penyalur produk tersebut. Belum lagi keamanan dan efektivitas obat yang masih dipertanyakan karena tidak memuat label yang jelas.

"Penjualan online rawan disusupi obat ilegal dan palsu, terutama untuk produk lifestyle dan disfungsi ereksi. Misalnya supaya tampil cantik, putih, atau langsing," kata Retno.

Peredaran obat ilegal atau obat palsu merupakan masalah serius yang kini dihadapi oleh Indonesia. Menurut Retno, sebagai konsumen masyarakat jangan mudah tergiur oleh obat atau kosmetik yang memberi janji instan.

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi, menyarankan agar masyarakat membeli produk obat dan kosmetik langsung kepada penjual. Hal ini akan memudahkan masyarakat bertanya mengenai efek samping dan khasiat, sekaligus membaca label obat.

Tulus juga meminta BPOM dan kepolisian lebih serius memberantas peredaran obat palsu dan ilegal yang dijual secara online.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.