Kompas.com - 13/09/2013, 10:29 WIB
EditorAsep Candra


TANYA :

Dok, gigi saya berlubang, awalnya gigi saya berwarna hitam dan saya tidak terlalu menghiraukannya. Selang beberapa bulan, ada anak fakultas dokter gigi memeriksa gigi saya dan akhirnya saya sadar akan pentingnya merawat gigi.

Setiap gigi saya terselip sisa makanan, saya selalu mengambilnya dengan jarum pentul dan tanpa saya sadari gigi saya mulai lubang, meskipun sudah gosok gigi tetap saja ada sisa makanan yg tertinggal, dan lagi-lagi saya mengambilnya dengan jarum tersebut karena sikat gigi tidak dapat menjangkau sisa makan tersebut.

Dan akhirnya, lubang gigi saya pun melebar sampai gusinya terlihat sedikit. Sekarang saya merasakan sakit gigi setiap habis makan makanan yg manis. Apakah mengambil sisa makanan dengan jarum pentul itu tidak baik? Saya takut menambalnya karna takut suatu saat tambalannya lepas dan lubangnya semakin melebar. Apakah gigi saya masih layak untuk ditambal ?

(Dhea, 22 tahun, Jember, 157 cm, 54 kg)

 

JAWAB :

Hai Dhea,

Penggunaan jarum pentul untuk mengambil sisa makanan tentu saja tidak tepat, sebab alat tersebut tidak terjamin kebersihannya dan terlampau tajam. Akibatnya, gusi bisa terluka dan mengalami infeksi, serta pembersihan sisa makanannya pun belum tentu optimal. Sisa makanan yang belum dibersihkan secara optimal tadi lama-kelamaan akan menumpuk dan bercampur dengan bakteri, sehingga menyebabkan gigi berlubang.

Oleh karena itu, untuk membersihkan sisa makanan dengan optimal gunakanlah sikat gigi dengan bulu sikat yang halus atau sedang supaya tidak melukai gusi, dan berkepala kecil untuk menjangkau bagian ujung-ujung gigi. Penggunaan dental floss (benang gigi) juga dapat membantu membersihkan bagian sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.

Untuk mengatasi gigi anda yang sudah terlanjur berlubang besar dan sering terasa sakit, dapat dilakukan perawatan saluran akar gigi terlebih dahulu, kemudian dilakukan penambalan gigi. Penambalan gigi yang sesuai dengan kondisi gigi, prosedur penambalan dan pemilihan bahan tambal yang tepat, tentu saja tidak akan menyebabkan lepasnya kembali bahan tambal tersebut.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.