Kompas.com - 11/11/2013, 11:39 WIB
shutterstock
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com — Mengonsumsi minuman bersoda berlebihan diketahui dapat memicu banyak penyakit, seperti obesitas dan penyakit jantung. Satu lagi alasan kenapa Anda harus membatasi mengonsumsi minuman manis yang satu ini, yaitu demi menjaga kesehatan ginjal Anda.

Baru-baru ini, sebuah studi menemukan, kebiasaan menenggak minuman bersoda akan meningkatkan risiko penyakit ginjal. Para pegawai di sebuah universitas di Jepang yang mengonsumsi dua gelas minuman bersoda dalam sehari cenderung untuk memiliki protein pada urinenya dibandingkan mereka yang minum lebih sedikit soda atau tidak minum sama sekali. Protein dalam urine merupakan gejala awal kerusakan ginjal meski masih dapat diperbaiki.

Studi baru tersebut menunjukkan keterkaitan antara minum minuman bersoda dan peningkatan risiko kerusakan ginjal. Kendati demikian, para peneliti tidak hanya menjadikan minuman bersoda sebagai satu-satunya "kambing hitam".

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data pada lebih dari 12.000 pegawai universitas yang melakukan pemeriksaan kesehatan tahunan di pusat kesehatan. Salah satu jenis pemeriksaannya ialah kandungan protein dalam urine.

Mereka menemukan, hampir 11 persen dari pegawai yang mengaku mengonsumsi dua kaleng atau lebih minuman bersoda per hari memiliki protein pada urinenya. Sebaliknya, 8,4 persen yang tidak minum soda dan 9 persen yang minum satu gelas soda dalam sehari tidak memilikinya.

Studi lainnya yang berkaitan menemukan, mengonsumsi minuman gula jenis fruktosa dapat meningkatkan sensitivitas ginjal terhadap protein yang meregulasi keseimbangan garam.

Menurut para peneliti asal Case Westerm Reserve University, hal tersebut kemudian memicu reabsorbi garam dari sel-sel pada ginjal. Itulah yang menjelaskan mengonsumsi minuman soda memiliki kaitan pada penyakit diabetes, obesitas, gagal ginjal, dan tekanan darah tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti studi Dr Orlando Gutierrez, spesialis ginjal dari University of Alabama, mengatakan, protein pada urine bahkan tak hanya menjadi tanda dari penyakit ginjal. Hal itu, kata dia, bisa juga menjadi tanda awal dari penyakit jantung, stroke, dan gagal jantung.

Lebih lanjut Gutierrez mengatakan, minuman bersoda mengandung pemanis buatan berjenis sirup jagung tinggi fruktosa. Padahal, pemanis jenis itu tidak dapat dikenali oleh otak sebagai penyebab rasa kenyang.

"Oleh karenanya, fruktosa dapat menyebabkan kerusakan metabolisme dengan jalur yang berbeda dengan glukosa. Tidak meningkatkan kadar gula darah, tetapi merusak ginjal," tandas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

Health
Ptosis

Ptosis

Penyakit
9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

Health
9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.