Kompas.com - 20/04/2015, 08:19 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna


JAKARTA, KOMPAS.com
– Ada anak yang hanya batuk pada malam maupun pagi hari. Para orangtua pun menyangka mereka mengalami alergi dingin. Bernarkah demikian?

Dokter Spesialis Anak yang juga Ketua Unit Kerja Koordinasi Alergi Imunologi Ikatan Dokter Anak Indonesia Budi Setiabudiawan mengatakan, sangat jarang anak yang alergi terhadap dingin.

Dalam sejumlah kasus yang sering ditemuinya, batuk-batuk pada anak tersebut ternyata disebabkan oleh tungau atau serangga kecil yang tidak terlihat yang biasanya ada pada debu-debu di rumah.

“Kalau gejalanya hanya malem dan pagi, lalu kejadiannya hanya di rumah. Ini kebanyakan penyebabnya adalah tungau,” kata Budi dalam rangka World Allergy Week yang digelar Morinaga di Jakarta, Jumat (17/4/2015).

Menurut Budi, hal ini bisa terjadi karena memang anak baru memasuki rumah pada sore hari. Sementara pada siang hari anak sering beraktivitas di luar rumah.

“Anak kan siang hari di luar rumah pas masuk ke rumah terpapar tungau sehingga semalaman terpapar ke tubuhnya. Tubuhnya akan bereaksi, mengeluarkan lenir, anak jadi batuk-batuk sehingga menyalahkan dingin,” terang Budi.

Sama halnya ketika kulit anak memerah setelah makan telur hingga ikan. Orangtua tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa anak mengalami alergi telur dan ikan. Bisa jadi ternyata ada tungau yang masuk ke tubuh bersama makanan. Menurut Budi, untuk memastikan alergi atau tidak sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Harus hati-hati, makan telur jadi merah, bisa jadi anak makan bersama tungau. Saat ke dokter, semua normal, ternyata karena tungau,” kata Budi.

Budi mengatakan, tungau biasanya menumpuk di karpet, sofa, hingga tempat tidur anak. Untuk itu, pastikan rumah beserta isinya selalu dibersihkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rinitis Alergi
Rinitis Alergi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.