Kompas.com - 16/07/2015, 12:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

Orangtua juga kerap tidak sadar bahwa mereka kurang memberi perhatian pada anak mereka, terutama pada beberapa waktu kritis. Misalnya saat menjemput dan mengantar anak ke sekolah.

Waktu tersebut seharusnya bebas dari ponsel, bukan hanya bagi anak tapi juga orangtua. Demikian juga halnya saat orangtua pulang ke rumah sepulang kerja.

"Mereka seharusnya masuk ke rumah dalam keadaan ponsel mati dan tidak menggunakannya satu jam setelah sampai di rumah agar bisa terkoneksi dengan anggota keluarga. Anak-anak membenci kata 'hanya mengecek' ponsel yang sering dilakukan orangtua mereka," ujarnya.

Mulailah menetapkan aturan waktu bebas gadget dalam sehari, misalnya satu jam sepulang sekolah dan satu jam sebelum tidur. Gadget juga sebaiknya dijauhkan dari meja makan.

"Lakukan aktivitas nyata antara orangtua dan anak, biarkan anak tahu bahwa mereka layak mendapat perhatian. Lakukan kegiatan bersama untuk menguatkan ikatan," kata Stiffelman.

Orangtua juga memegang kendali dalam mengontrol waktu yang dihabiskan anak dengan gadgetnya. Perangkat gadget bisa dimatikan kapan saja, orangtua juga perlu memonitor penggunaan gadget dan memastikan aturan yang dibuat bersama disepakati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.