Kompas.com - 19/08/2015, 11:19 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Harapan untuk memiliki tubuh yang lebih langsing dan sehat sulit terwujud jika Anda hanya mengandalkan olahraga secara rutin saja. Bagaimana pun, Anda perlu membatasi asupan kalori yang masuk.

Latihan keras yang kita lakukan di gym ternyata juga bisa meningkatkan nafsu makan, sehingga kita mengasup lebih banyak makanan. Karenanya pola makan juga harus diatur.

Kunci untuk memiliki berat badan ideal adalah mengatur asupan kalori, dengan atau tanpa meningkatkan aktivitas olahraga. Hal tersebut juga sudah dibuktikan dalam berbagai penelitian.

"Aktivitas fisik memang sangat penting untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Tetapi, hanya sedikit bukti ilmiah bahwa hal itu bisa melawan obesitas. Resepnya harus lebih tepat, makanlah sedikit kalori untuk menurunkan berat badan," kata Dr.Richard Cooper dan Dr.Amy Luke dari Loyola University Chicago Stritch Scool of Medicine, yang banyak meneliti tentang olahraga dan obesitas.

Cooper menjelaskan, cukup banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa olahraga dan membatasi kalori akan menghasilkan penurunan berat badan yang setara dengan melakukan diet saja.

Selain itu, penelitian lain juga menyebutkan bahwa tak ada kaitan antara pengeluaran energi (melalui olahraga) dan penurunan berat badan.

"Walau berolahraga memiliki banyak manfaat, tapi seringkali saat aktivitas fisik meningkat asupan kalori pun bertambah," katanya.

Mental "saya sudah berolahraga keras maka boleh makan apa saja", harus diubah. Pola pikir seperti itu justru membuat asupan kalori yang masuk lebih banyak dari yang keluar. Berat badan pun akan stagnan, bahkan bertambah.

"Berolahraga adalah cara yang baik untuk menjaga berat badan, tapi bukan cara terbaik untuk menurunkannya," kata Dr.Michael Mosley, penggagas diet popular 5:2.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.