Kompas.com - 27/10/2015, 10:01 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Saat memutuskan untuk diet, kebanyakan orang akan melakukan cara serupa, yaitu berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, serta mengurangi porsi makan. Sayangnya, tak banyak orang yang tahu untuk mengurangi akun di jejaring sosial yang berhubungan dengan makanan enak selama diet.

Misalnya saja, Anda mem-follow beberapa akun yang sering memosting makanan atau minuman enak di Instagram. Walau hal itu terasa biasa-biasa saja, ternyata hal ini bisa merusak diet tanpa Anda sadari.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Charles Spence, seorang profesor di Oxford University, postingan gambar makanan enak di jejaring sosial tak hanya bisa memicu Anda untuk makan lebih banyak, namun juga membuat Anda memilih makanan yang tidak sehat. Sehingga, memicu kenaikan berat badan.

Setelah melakukan penelitian terhadap para pecinta jejaring sosial yang sering melihat postingan gambar makanan enak, ditemukan bahwa kegiatan tersebut dapat merangsang otak untuk memburu makanan, sehingga membuat Anda termotivasi untuk makan.

Walau makanan sejenis tak didapat, Anda akan tetap mencari makanan lain untuk memuaskan hasrat ingin makan. Misalnya, Anda melihat gambar pie apel yang mengundang selera. Meski saat itu Anda tak bisa mendapatkannya, setangkup roti dan selai manis yang ada di rumah bisa menjadi pelampiasan.

Penelitian yang pernah diangkat dalam New York Magazine tersebut juga menemukan, gambar makanan dengan kandungan lemak tinggi dapat memengaruhi otak lebih cepat untuk merasa lapar. Sehingga sangat mungkin membuat Anda merasa lapar di luar waktu makan.

Terlebih untuk Anda yang sering kalah terhadap godaan, mengurangi waktu “menonton” postingan makanan di akun jejaring sosial bisa menjadi solusi selama berdiet. Sebab, hal itu ternyata membuat 1 dari 10 orang yang berdiet mengalami kegagalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.