Kompas.com - 01/12/2015, 19:05 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Anda sering melupakan hal-hal penting seperti pergi tanpa membawa dompet atau ponsel? Atau lupa mengambil uang kembalian saat belanja? Atau lebih parah lagi, Anda pulang meninggalkan suami atau istri begitu saja, karena lupa bahwa tadi Anda pergi berdua dengannya?

Percayalah, Anda tidak sendiri. Ada banyak orang di dunia ini yang mengeluh mengalami pikun dini, ada juga yang merasa menjadi pikun karena usia yang terus bertambah.

Laporan terbaru Institute of Medicine, Cognitive Aging: Progress in Understanding and Opportunities for Action, para peneliti menganalisa faktor-faktor pemicu seseorang sulit fokus atau mengingat sesuatu.

Menurut riset, pemicunya adalah gaya hidup seperti stres dan kurang istirahat, serta faktor usia. Usia yang semakin bertambah memiliki efek kurang baik terhadaap kemampuan mengingat seseorang.

Walau usia tidak bisa ditahan, kemunduran kemampuan otak yang bersifat degeneratif bisa ditunda. Untuk melawan faktor-faktor penyebab kepikunan dan memperlambat efek negatif usia terhadap kerja otak, Anda cukup melakukan perubahan yang sederhana terhadap keseharian Anda. Misalnya:

 

1. Olahraga rutin

Para peneliti menemukan, aktif secara fisik adalah faktor paling penting untuk menjaga otak tetap sehat. Olahraga rutin dapat meningkatkan sel-sel kelabu di otak yang tugasnya menampung dan mengatur memori seseorang. Olahraga juga mampu mengurangi stres, meningkatkan kreativitas dan rasa percaya diri.

 

2. Berhenti merokok

Perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Umumnya, penderita stroke juga menderita kehilangan memori dan disfungsi kognitif, demikian menurut Stroke Association.

 

3. Mengevaluasi obat-obatan yang Anda konsumsi

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.