Kompas.com - 21/01/2016, 12:19 WIB
|
EditorLusia Kus Anna
JAKARTA, KOMPAS.com - Masalah infertilitas atau ketidaksuburan tidak hanya terjadi pada wanita, tetapi juga pria. Pada pria, infertilitas umumnya berasal dari faktor sperma.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Rumah Sakit Pondok Indah Yassin Yanuar MIB mengatakan, ada berbagai kemungkinan yang membuat sperma tidak mampu membuahi sel telur. Salah satunya karena memang tidak ada sel sperma saat ejakulasi.

"Pria ejakulasi, tapi enggak ada sperma. Sperma tidak bisa ditemukan, itu bisa jadi salah satu gangguan sperma berat azoospermia," jelas Yassin dalam diskusi di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Gangguan sperma bisa menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dokter kandungan untuk mengatasi masalah kesuburan pasangan suami istri. Jika pria mengalami azoospermia atau sperma kosong, dokter kandungan akan berkoordinasi dengan dokter urologi untuk mencari tahu penyebabnya.

Yassin menambahkan, gangguan sperma bisa berasal dari "pabrik" sperma, distribusinya, hingga sel sperma itu sendiri.

"Kalau ada bagian yang tersumbat, jumlah sperma bisa jadi rendah. Kalau lihat bentuknya, misalnya ada yang kepalanya dua, sperma yang rusak jadi enggak bisa masuk menembus sel telur. Ada juga sperma yang berenangnya lambat," jelas Yassin.

Gangguan pada sperma itulah yang menyebabkan infertilitas pada pria. Adapun faktor risiko rusaknya sperma antara lain, kebiasaan merokok hingga organ vital sering terpapar panas.

Dokter biasanya akan meminta pasien menerapkan gaya hidup sehat terlebih dahulu untuk mendapati sperma yang sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.