Kompas.com - 02/02/2016, 18:40 WIB
Ditemukannya sekitar 4.000 kasus microcephaly di Brasil sejak Oktober tahun lalu. BBCDitemukannya sekitar 4.000 kasus microcephaly di Brasil sejak Oktober tahun lalu.
|
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Sanofi Pasteur, perusahaan obat asal Perancis, memulai penelitian untuk menemukan vaksin virus Zika. Usaha ini langsung dimulai sehari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah virus Zika di Amerika Latin menjadi status darurat global.

Sanofi boleh jadi percaya diri mengenai penelitian ini. Sebab Sanofi merupakan penemu pertama vaksin untuk virus dengue, yang merupakan satu keluarga dengan virus Zika.

Vaksin dengue ini sendiri baru dipatenkan tahun lalu di Brasil setelah sekian lama dan harus melewati banyak percobaan ilmiah.

Bagi tim peneliti di Sanofi, pengalaman melakukan riset dengan vaksin dengue merupakan aset berharga. “Kami bisa lebih mudah memahami virus Zika dan mempercepat penelitian,” demikian tulis Sanofi dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari Reuters.

“Sanofi Pasteur merespon status darurat global dari WHO secepatnya,” ujar Nicholas Jackson yang mengepalai proyek ini.

Sebelumnya, seorang ilmuwan Kanada, Gary Kobinger, yang menjadi bagian dari konsorsium pengembangan vaksin di Amerika Serikat mengatakan, tahap awal pengujian vaksin pada manusia kemungkinan dilakukan pada awal Agustus nanti.

Jika uji coba itu berhasil, maka vaksin itu bisa segera dipakai untuk kondisi darurat pada Oktober atau November.


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X