Kompas.com - 09/04/2016, 20:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Anda mungkin pernah mendengar bahwa pakaian dalam pria yang ketat berdampak buruk bagi kualitas sel sperma.

Teori tersebut menyebutkan, celana dalam yang ketat membuat testis pria menjadi terlalu dekat ke tubuh sehingga suhunya menjadi hangat. Padahal, temperatur yang panas bisa mengganggu produksi sperma.

Walau demikian, menurut sebuah studi terbaru dari National Insititute of Health, efek dari pakaian dalam pada testis ternyata tidak berpengaruh pada kemampuan sel sperma membuahi sel telur.

Penelitian itu menganalisa 35 aspek kualitas sperma dari 500 pria yang sedang mengikuti program kehamilan bersama pasangannya. Beberapa aspek dari kualitas sperma ternyata lebih baik pada pria yang menggunakan celana dalam model longgar seperti boxer, tapi ada juga yang justru buruk.

Perbedaan tersebut sebenarnya tidak terlalu signifikan. Selain itu, pilihan model celana dalam dianggap tidak berpengaruh pada seberapa lama seorang pria bisa membuat pasangannya hamil.

"Pakailah celana dalam yang membuat Anda merasa nyaman. Jika Anda ingin segera punya anak, langkah yang penting adalah memiliki berat badan normal, pola makan sehat, dan olahraga teratur," kata Dr.Michael Eisenberg, asisten profesor urologi.

Konsultasikan pada dokter spesialis kesuburan jika Anda dan pasangan sudah rutin berhubungan seksual selama 12 bulan tetapi belum berbuah kehamilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.