Kompas.com - 26/04/2016, 17:45 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang bisa menyebabkan kebutaan. Gejala katarak bisa ditandai dengan adanya gangguan penglihatan.

"Walaupun sudah pakai kacamata, penglihatannya tetap kabur. Itu salah satu tandanya," ujar dokter Spesialis Mata yang juga Ketua Service Katarak dan Bedah Refraktif Jakarta Eye Center (JEC) Setiyo Budi Riyanto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/4/2016).

Penglihatan juga terkadang berkabut, karena bagian lensa yang keruh. Orang yang terkena katarak juga akan mengalami gangguan dalam melihat cahaya, seperti silau dan gelap jika melihat sinar lampu dan sinar matahari.

Salah satu gejala khas, yaitu penglihatan di dalam ruangan lebih terang dibanding luar ruangan. Lama-kelamaan, muncul jelas noda putih di tengah bola mata hingga akhirnya meluas dan menyebabkan kebutaan.

Selain dipengaruhi faktor usia, paparan sinar ultraviolet (UV) juga bisa mempercepat munculnya katarak.

"Jadi kalau kegiatan di luar ruangan, biasakan memakai kacamata yang melindungi dari sinar UV," imbuh Budi.

Umumnya, katarak dialami orang usia 50an. Jika muncul gejala tersebut, periksalah ke dokter mata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Budi, hingga saat ini belum ada obat untuk menghilangkan katarak. Katarak hanya bisa diatasi dengan operasi. Jangan takut, operasi katarak pun sangat aman dengan adanya teknologi yang terus berkembang. Operasi saat ini tak lagi dengan disuntik dan dijahit.

Katarak merupakan penyebab terbanyak kebutaan di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, setiap tahunnya ada 1000 penderita katarak baru atau 0,1 persen.

Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kasus kebutaan terbanyak nomor dua di dunia setelah Eutopia. Bahkan, peringkat pertama di Asia Tenggara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.