Kompas.com - 01/06/2016, 10:50 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bila tujuan Anda adalah memiliki tubuh yang sehat, bugar, dan menjaga berat badan, tentu Anda akan berkomitmen terhadap latihan olahraga.

Meski begitu, sebenarnya tak gampang mengukur apakah latihan rutin tersebut efektif. Berat badan di timbangan biasanya jadi patokan. Karenanya tak mengherankan jika banyak orang yang akhirnya mulai malas berolahraga karena merasa tak mencapai hasil yang dituju.

Pada satu titik, target yang dicapai sangat lama, datar, dan percuma. Padahal, faktanya ada perubahan-perubahan positif yang tidak bisa kita lihat melalui cermin.

Ketahui apa saja tanda latihan olahraga yang selama ini Anda lakukan efektif.

1. Terus mendorong diri
Jangan abaikan reaksi tubuh kita saat berolahraga. Bila detak jantung Anda meningkat dan berkeringat, kemungkinan Anda melakukan sesuatu yang tepat. Ini berarti Anda mendorong diri sampai batas tertentu, sehingga akan terjadi perubahan yang lebih sehat.

"Makin menantang latihannya, makin bertahan lama penanda fisiologi yang terjadi setelah berolahraga. Dengan kata lain, makin banyak energi yang dikeluarkan sehingga hasilnya lebih baik," kata Mical Zuhl, asisten profesor di School of Health Science, Universitas Central Michigan.

2. Fokus pada kualitas
Latihan olahraga yang baik bukan berarti berapa lama kita melakukannya, tapi jenisnya. Latihan yang singkat, misalnya latihan interval intensitas tinggi, terbukti bisa mengaktifkan seluruh otot tubuh dan membakar kalori lebih banyak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Tidur seperti bayi
Olahraga dan kualitas tidur selalu berdampingan. Olahraga rutin yang kita lakukan bisa meningkatkan kualitas tidur.

4. Mampu melakukan latihan interval
Latihan interval intensitas tinggi saat ini menjadi standar emas latihan kebugaran. Selain dianggap efektif menurunkan berat badan, olahraga ini juga melatih ketahanan dan membuat tubuh lebih bugar.

5. Mencoba hal baru
Zuhl mengatakan, melakukan banyak variasi olahraga adalah kunci untuk mencapai target. Ia merekomendasikan latihan interval, mengikuti kelas fitnes baru, atau melakukan kompetisi lari atau bersepeda, sehingga kita terus merasa tertantang. Selain variasi, tentu yang tak boleh kita lupakan adalah konsistensi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Health
7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.