Kompas.com - 18/06/2016, 04:03 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Raudiah Elva Ningsih (37), seorang ibu yang merasa hamil kembar, tapi hanya menerima satu bayi setelah melahirkan di Rumah Sakit Harapan Jayakarta (RSHJ), membingungkan banyak pihak.

Raudiah mengatakan, hasil USG di dua tempat, yaitu RSUD Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur dan Puskesmas Jatipadang, Pasar Minggu, menunjukkan ia memiliki dua janin dalam kandungannya.

Namun, pihak RSHJ di Cakung, Jakarta Timur menyatakan Raudiah memiliki kehamilan tunggal.

Untuk diketahui, USG atau ultrasonografi merupakan alat yang dapat melihat kondisi kehamilan. Melalui USG, dapat ditentukan usia kehamilan, letak kehamilan apakah di dalam rahim atau tidak, hingga jumlah kehamilan, yaitu tunggal atau ganda.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Yassin Yanuar mengatakan, akurasi USG sangat tinggi untuk melihat jumlah kehamilan. Jumlah janin dalam kandungan sudah bisa terlihat pada usia awal kehamilan, yaitu 4-6 minggu.

"Untuk jumlah janin, sangat kecil kemungkinan salah apabila dilakukan oleh tenaga yang kompeten," kata Yassin saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/6/2016).

Menurut Yassin, sejauh ini ia belum pernah menjumpai kasus adanya kehamilan ganda berdasarkan USG, tetapi saat melahirkan ternyata hanya satu bayi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, lanjut Yassin, ada kasus kehamilan ganda atau kembar yang mengalami vanishing twin, yaitu kondisi patologi di mana akhirnya hanya satu janin yang hidup.

Untuk itu, terkait kasus Raudiah perlu ditelusuri lebih lanjut. Sebelumnya, Raudiah pun mengaku menjalani USG di RSUD Budhi Asih saat usia kehamilannya 31 minggu atau 7 bulan.

Bahkan menurut Raudiah, dokter di RSUD Budhi Asih saat itu sudah mengungkapkan berat badan masing-masing janinnya.

Raudiah mengatakan, dalam dokumen surat pengantar dari RSHJ sebelum operasi persalinan, dirinya juga dinyatakan hamil ganda.

Namun, pihak RSHJ di Cakung, Jakarta Timur membantah Raudiah memiliki kehamilan ganda.

Ketua Dewan Pengawas RSHJ, Dokter Hermawan Saputra mengatakan, tidak ada penegakan diagnosa kehamilan gemeli pada Raudiah. Raudiah dinyatakan memiliki kehamilan tunggal, kemudian dokter melakukan operasi cesar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Health
Barotrauma Telinga

Barotrauma Telinga

Penyakit
Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Health
Flu Babi

Flu Babi

Penyakit
Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Penyakit
5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.