Kompas.com - 22/07/2016, 14:45 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Preeklampsia merupakan penyakit yang bisa muncul pada masa kehamilan dan dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janinnya. Preeklampsia umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. 

Sayangnya, preeklampsia sering kali tak memunculkan gejala. Kondisi preeklampsia bisa ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kandungan protein dalam urin.

Seperti dikutip dari Mirror.co.uk, gejala preeklampsia yang mungkin muncul antara lain nyeri bagian atas perut, muntah, sakit kepala, dan gangguan penglihatan. Namun, hal itu juga bisa muncul karena penyakit lain.

Preeklampsia terkadang juga diikuti pembengkakkan di tangan, wajah dan kaki. Tetapi, kondisi ini juga umum terjadi pada kehamilan normal. 

Penyebab preeklampsia hingga saaat ini belum diketahui pasti. Preeklampsia dinilai lebih berisiko terjadi pada wanita di kehamilan pertamanya. Kondisi bisa berulang pada kehamilan kedua.

Risiko preeklampsia juga meningkat pada ibu yang mengandung bayi kembar dan ibu yang memiliki penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, ginjal, hingga migrain.

Untuk itu, jangan abaikan gejala yang mungkin muncul karena preeklampsia. Deteksi dini preeklampsia hanyalah dengan rutin mengecek kesehatan kehamilan.

 Preeklampsia diperkirakan memengaruhi 1 dari 10 ibu pada kehamilan pertama. Preeklampsia merupakan salah satu penyumbang angka kematian ibu dan bayi. Di Inggris, setiap tahun ada 1000 bayi meninggal dunia karena preeklampsia. Kebanyakan kasus meninggal dunia akibat kelahiran prematur yang merupakan dampak preeklampsia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.