Kompas.com - 30/09/2016, 11:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Masing-masing anak ternyata punya gaya belajar tersendiri untuk mudah memahami pelajaran. Ada yang lebih mudah menyerap informasi secara visual, seperti melihat gambar. Ada yang cenderung auditori atau mendengar, dan kinestetik atau menyerap informasi sambil bergerak.

Untuk itu, sebelum menuding anak lambat menyerap informasi, kenali dulu gaya belajarnya. Jangan paksa anak memahami sesuatu menggunakan cara yang tak sesuai dengan gaya belajarnya.

Psikolog anak dan remaja dari TigaGenerasi, Putu Andita, mengungkapkan, jika anak dipaksa belajar tak sesuai dengan gayanya, informasi yang akan terserap menjadi tidak optimal.

"Misalnya anak auditori, belajar dua jam secara visual, jadi cuma terserap 30 persen. Jadinya pas mengerjakan ulangan enggak bisa optimal," ujar Putu dalam acara talkshow di Mother & Baby Fair, Balai Kartini, Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Salah satu alasan anak malas belajar juga bisa jadi karena ia tak suka dengan metode belajar yang digunakan.

Ada anak yang bisa duduk tenang sambil membaca buku, tetapi pada anak yang memiliki gaya belajar kinestetik, justru akan sulit memahami informasi dengan duduk diam.

Pada anak yang secara kinestetik lebih menonjol, bisa belajar sambil bermain. Anak auditori lebih suka belajar sambil bercerita dan anak visual lebih suka memahami sesuatu melalui gambar-gambar. Putu mengatakan, jika metode tidak sesuai, proses belajar pun akan menjadi beban.

"Apa pun gaya belajarnya, kalau enggak menyenangkan, anak tertekan enggak bisa menyerap informasi dengan baik," kata Putu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.