Kompas.com - 11/11/2016, 19:07 WIB
Meabh McHugh-Hill, mahasiswa asal Inggris, hampir saja kehilangan penglihatan setelah memakai lensa selama 10 jam. Meabh McHugh-Hill, mahasiswa asal Inggris, hampir saja kehilangan penglihatan setelah memakai lensa selama 10 jam.
|
EditorBestari Kumala Dewi

Kondisi itu membuat McHugh-Hill harus menjalani perawatan tetes antibiotik setiap jam dan berada di kamar tidurnya selama lima hari, karena dia tidak tahan cahaya.

Sekarang, walau penglihatannya sudah kembali normal, mata kirinya menjadi sangat sensitif. Bekas luka permanen pada pupil membuat McHugh-Hill tidak bisa memakai lensa kontak di mata kirinya untuk seumur hidup.

Jaringan parut pada kornea juga membuat ia tidak bisa menjalani operasi laser mata untuk menyembuhkan mata minus.

"Saya sangat, sangat beruntung. Saya bisa saja kehilangan penglihatan saya. Saya hanya tidak menyadari betapa berbahaya memakai lensa kontak terlalu lama tanpa sering menghidrasi mata sesering mungkin.”

Ahli mata Dr David Allamby dari Focus Clinic di London memperingatkan, kebiasaan buruk mengenakan lensa kontak dapat memiliki konsekuensi parah. "Risiko terbesar adalah infeksi mata,” katanya.

Sebuah studi dari CDC menemukan, dari 1.000 pemakai lensa kontak, 99 persen tidak mengikuti satu atau lebih aturan penggunaan lensa kontak yang baik, seperti mengenakan lensa kontak lebih dari 8 jam, tidak membersihkan lensa dengan baik, serta lupa menghidrasi mata dengan obat tetes khusus saat menggunakannya.

Sebuah penelitian di Australia juga menemukan bahwa mereka yang membeli lensa kontak secara online, lima kali lebih mungkin untuk mendapatkan infeksi mata ketimbang saat membelinya di optik atau atas saran dokter mata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Halaman:

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kram Perut

Kram Perut

Penyakit
Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Health
Malnutrisi

Malnutrisi

Penyakit
Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Health
Anosmia

Anosmia

Penyakit
Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Health
Pantat Pegal

Pantat Pegal

Penyakit
12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.