Kompas.com - 25/11/2016, 11:15 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Para ahli dari The Royal College of Midwives, yang juga studinya dipaparkan dalam Journal of Physiology, mendesak para wanita hamil untuk memilih posisi tidur miring demi meminimalkan risiko kematian bayi dalam kandungan.

Ini mengacu pada hasil studi yang menemukan, bahwa posisi tidur terlentang dapat mengurangi suplai oksigen ke bayi di dalam rahim.

Risiko terbesar akibat tidur terlentang ini berada pada tiga bulan terakhir kehamilan atau trimester ketiga.

Ilmuwan asal Selandia Baru menemukan, detak jantung bayi dan asupan oksigen menjadi berkurang ketika ibu hamil berbaring telentang walau hanya selama 30 menit. Mereka memperingatkan, hal itu bisa meningkatkan kemungkinan bayi meninggal.

Direktur Kebidanan Louise Silverton mengatakan, "Wanita hamil disarankan untuk tidak tidur telentang. Kami telah mendapati, tidur terlentang dalam waktu yang lama dapat membuat tekanan darah berkurang. Bahkan untuk kehamilan yang sehat, mengambil posisi tidur yang aman sangatlah penting.”

Silverton menyarankan agar para dokter dan bidan menyarankan ibu hamil untuk mengambil posisi yang tidak hanya nyaman, namun aman selama tidur, termasuk saat berbaring di sofa.

Prof Peter Stone yang terlibat dalam penelitian sebelumnya berkata, "Berbaring telentang dapat menambahkan stres ekstra untuk bayi, berkontribusi terhadap risiko bayi lahir mati. Penelitian menunjukkan, tidur miring ke kiri meningkatkan aliran nutrisi ke rahim.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.