Kompas.com - 07/01/2017, 20:00 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Profesor Richard Wiseman, psikolog dari University of Hertfordshire, menemukan bahwa pasangan yang tidurnya kurang dari satu inci terpisah dari pasangannya, lebih bahagia dalam hubungan mereka.

Survei dilakukan lebih pada 1.000 orang, sebagai bagian dari Edinburgh International Science Festival pada tahun 2014.

Dalam penelitian ini juga menemukan bahwa pasangan yang melakukan kontak fisik pada malam hari lebih bahagia, daripada mereka yang tidak membuat kontak fisik pada saat tidur.  

“Salah satu perbedaan paling penting adalah keterlibatan sentuhan,” kata Profesor Wiseman seperti dikutip oleh The Telegraph.

“Sembilan puluh empat persen dari pasangan yang menghabiskan malam dengan kontak satu sama lain lebih bahagia dengan hubungan mereka, dibandingkan dengan enam puluh delapan persen dari mereka yang tidak saling bersentuhan.”

Ini adalah survei pertama untuk meneliti posisi pasangan tidur dan hasilnya memungkinkan orang untuk mendapatkan wawasan kepribadian seseorang dan hubungan mereka, hanya dengan bertanya tentang posisi tidur favorit mereka.

Para peneliti juga menemukan bahwa jika Anda memiliki pasangan yang biasanya tidur dekat Anda, tapi sekarang tidur di tempat lain, bisa jadi pasangan Anda menjauh dari Anda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Perimenopause
Perimenopause
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.