Kompas.com - 22/02/2017, 15:20 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) menjadi harapan bagi pasangan yang mengalami gangguan kesuburan untuk memiliki keturunan. Di Indonesia, pasangan yang menjalani siklus bayi tabung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Dr Yassin Yanuar MIB, SpOG dari Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia mengungkapkan, data tahun 2014 terdapat 4.877 siklus bayi tabung di Indonesia. Tahun 2015 jumlahnya meningkat jadi 6.008 siklus.

"Jadi dari tahun 2014 ke 2015, meningkat sebanyak 25 persen. Data tahun 2016 masih dihitung," kata Yassin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/2/2017).

Menurut Yassin, ada beberapa faktor yang menyebabkan makin banyak pasangan infertilitas mengikuti program bayi tabung. Pertama, masyarakat mulai sadar dan memiliki pengetahuan tentang ketidaksuburan dan adanya program bayi tabung.

Pasangan infertilitas yang membutuhkan bantuan bayi tabung memang cukup tinggi. Di Indonesia, dari 4 juta pasangan yang mengalami ketidaksuburan atau infertilitas, ada sekitar 200.000 pasangan atau 5 persen yang membutuhkan bantuan bayi tabung. Sampai tahun ini Indonesia diperkirakan baru mengerjakan sekitar 7.000 siklus bayi tabung.

Faktor lainnya, yaitu pendapatan masyarakat kelas menengah yang membaik dan didukung
biaya program bayi tabung yang semakin terjangkau di Indonesia.

Selain itu, klinik bayi tabung juga semakin banyak. Klinik bayi tabung tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Magelang, Denpasar, hingga Medan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahun 2009, baru ada 9 klinik bayi tabung di Indonesia. Tahun 2012 meningkat jadi 21 klinik, dan saat ini sudah ada 28 klinik di rumah sakit yang bisa menangani bayi tabung.

Dokter yang berpraktik di Smart IVF Klinik Daya Medika, Kedoya, Jakarta, ini mengatakan, tahun ini pun rencananya akan ada penambahan klinik bayi tabung. Peningkatan jumlah klinik itu tentunya juga didukung jumlah tenaga ahli untuk program bayi tabung di Indonesia yang semakin banyak.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Glositis
Glositis
PENYAKIT
Bintitan
Bintitan
PENYAKIT
Hipotermia
Hipotermia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Health
Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
Inkompatibilitas Rhesus

Inkompatibilitas Rhesus

Penyakit
Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.