Sejumlah Daerah Terendam Banjir, Waspadai 6 Penyakit Menular Ini

Kompas.com - 18/12/2019, 10:00 WIB
Seorang pria menutup pintu tokonya di Jalan Jend. MT Haryono, Tebing Tinggi, Senin (16/12/2019). Daerah pertokoan ini kebanjiran karena meluapnya Sungai Bahilang sejak dini hari. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang pria menutup pintu tokonya di Jalan Jend. MT Haryono, Tebing Tinggi, Senin (16/12/2019). Daerah pertokoan ini kebanjiran karena meluapnya Sungai Bahilang sejak dini hari.

KOMPAS.com - Banjir menggenangi sejumlah kawasan di Indonesia beberapa waktu terakhir.

Sejumlah wilayah di Sigi, Lebak, Riau, sampai Jakarta terendam banjir seiring intensitas hujan yang meningkat.

Melansir situs resmi Kementerian Kesehatan, berikut beberapa penyakit menular yang perlu diwaspadai saat dan setelah banjir:

1. Diare

Penyakit ini terkait erat dengan kebersihan individu dan lingkungan.

Saat banjir tiba, sumber air bersih khususnya dari sumur dangkal banyak yang tercemar bakteri maupun virus.

Fasilitas air bersih di pengungsian saat banjir juga minim ketersediaan air bersih.

Diare merupakan salah satu penyakit menular. Perlu kewaspadaan agar persebaran penyakit ini tidak meluas saat musim banjir.

Baca juga: Ratusan Warga di Kampar Terserang Bermacam Penyakit akibat Banjir

2. Demam berdarah

Musim hujan dan banjir rentan merebak populasi nyamuk Aedes aegypti, pembawa penyakit demam berdarah Dengue (DBD).

Pada musim tersebut, timbul genangan air di kaleng bekas, ban bekas, dan tempat lain yang bisa digunakan nyamuk berkembang biak.

Semakin suburnya populasi nyamuk ini, potensi penularan demam berdarah semakin meningkat.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X