Kompas.com - 19/12/2019, 15:36 WIB
Ilustrasi hujan KOMPAS/IWAN SETIAWANIlustrasi hujan

2. Kurangi risiko pilek dan batuk

Berdiri di pancuran air panas dengan uap di sekeliling telah lama digunakan sebagai obat alami untuk mengurangi gejala pilek dan batuk.

Panas dari air dan uap antara lain dapat membantu:

  • Membuka saluran udara atau pernapasan
  • Melonggarkan dahak
  • Membersihkan saluran hidung
  • Membantu membuka pori-pori kulit sehingga mudah membersihkan kotoran dan minyak yang terperangkap

3. Relaksasi otot

Berendam di air hangat secara efektif dapat mengurangi ketegangan tubuh dan dapat meredakan kelelahan otot.

Oleh sebab itu, mandi air hangat ini cocok dijadikan sebagai praktik relaksasi agar mudah tertidur.

Baca juga: Mandi Air Hangat Redakan Depresi Ringan

4. Mengurangi stres

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Inggris pada tahun 2002 menemukan bahwa air panas bisa merangsang otak untuk memproduksi hormon oksitosin.

Hormon ini diketahui dapat membuat Anda merasa lebih senang dan berfikir positif.

Dokter menjelaskan penyakit tipes bisa menyebabkan kematian. Namun, dengan pengobatan tepat dan cepat, penyakit ini mudah disembuhkan.

5. Melancarkan peredaran darah

Mandi air hangat terbukti dapat melancarkan peredaran darah, apalagi jika mandi di bawah pancuran dengan tekanan air yang stabil.

Berdiri di bawah pancuran selama lima menit bisa semakin memperlancar sirkulasi pada arteri dan pembuluh darah.

Perlu diwaspadai

Mandi air hangat bukan hanya memiliki sejumlah manfaat, tapi juga ada kelemahannya.

Melansir dari Mayo Clinic, mandi air hangat bisa mengeringkan kulit.

Untuk menyiasatinya, Anda bisa mandi tidak terlalu lama dan atur suhu air. Jangan mandi dengan air yang terlalu panas.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.