Berencana Pesta Barbeque di Malam Tahun Baru? Waspada Risiko Kanker

Kompas.com - 30/12/2019, 10:00 WIB
Ilustrasi bhofack2/ThinkstockIlustrasi

 KOMPAS.com - Buat sebagian orang, perayaan tahun baru identik dengan penyelenggaraan pesta barbeque.

Biasanya, menu yang dipanggang dengan teknik barbecue (dibakar langsung) yakni daging sapi, sosis, hot dog, atau frozen food.

Bagi yang sudah berencana menyiapkan menu barbeque daging sapi, sosis, sampai hot dog, saatnya menimbang ulang rencana tersebut.

Riset yang dirilis International Journal of Epidemiology (17/4/2019), mengungkap daging merah dan olahan berpotensi meningkatkan risiko kanker kolorektal.

Melansir MD Anderson, studi tersebut menyebut potensi kanker naik bagi orang yang sering makan daging merah atau olahan.

Orang yang makan daging merah atau olahan lebih dari empat kali seminggu, risiko terkena kanker kolorektalnya naik 20 persen dibanding orang yang mengonsumsinya dua kali sepekan.

Selain itu, proses pemasakan dengan suhu tinggi seperti dibakar langsung, dibakar dengan panci, serta digoreng, turut menaikkan risiko kanker.

Pemasakan dengan suhu tinggi membentuk zat kimia berupa heterocyclic amine (HCA) dan polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH).

Baca juga: Kanker Kolorektal Ancam Pria Indonesia, Berikut Cara Mencegahnya

HCA dan PAH bisa mengubah DNA

Cancer.gov menjelaskan, HCA dan PAH terbentuk saat otot daging termasuk daging merah, ikan, dan unggas dimasak dengan suhu tinggi.

Dalam eksperimen di laboratorium, HCA dan PAH bersifat mutagenik atau dapat mengubah DNA yang meningkatkan risiko kanker.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X