Kompas.com - 31/12/2019, 17:00 WIB

Merujuk standar perawatan ortodontik, terdapat beragam pertimbangan sebelum, saat, hingga setelah pemasangan behel atau kawat gigi.

Pertama, pasien akan diobservasi posisi giginya, apakah sudah sesuai di rongga mulut. 

Prosedur selanjutnya, foto rontgen gigi untuk mengetahui struktur gigi dan tulang rahang pasien.

Setelah itu, baru dilakukan pencetakan gigi untuk menganalisis kebutuhan pasien.

"Semuanya merupakan satu rangkaian perawatan yang tidak terpisahkan," terang dia.

Memed menjelaskan hasil akhir dari perawatan ortodontik adalah gigi sehat dan rapi. Efek lainnya, bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Ia menyebut behel atau kawat gigi utamanya memiliki fungsi utama sebagai alat kesehatan.

Belakangan fungsinya berkembang menjadi kosmetik dan aksesori untuk merepresentasikan status sosial tertentu di masyarakat.

Beberapa orang tak jarang mengabaikan rasa sakit saat menggunakannya.

Mereka punya pandangan rasa sakit terbayar ketika merasa orang lain menilai diri mereka lebih bergaya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.