Kompas.com - 05/01/2020, 13:07 WIB

Ia menyebut PPCM adalah bentuk gagal jantung yang terjadi saat kehamilan memasuki masa sebulan sebelum melahirkan, sampai lima bulan setelah melahirkan.

Gejala PPCM samar

Di dunia medis, Andy menyebut PPCM sering disebut penyakit yang misterius karena bisa timbul secara tiba-tiba dan tanpa disadari.

Dia menjelaskan gejala gagal jantung PPCM sulit dideteksi karena gejalanya kerap dialami ibu hamil normal saat kehamilan memasuki trimester ketiga.

Beberapa gejala yang sering ditemui yakni lemas, pusing, pembengkakan di kaki maupun tungkai, sampai sesak napas.

“Gejala tersebut biasanya terjadi secara tiba-tiba. Diikuti kesadaran yang menurun,” jelas Andy ketika diwawancara Kompas.com, Sabtu (4/1/2020).

Andy menjelaskan penyebab terjadinya PPCM belum diketahui secara pasti.

Namun, umumnya terkait faktor-faktor pemberat selama masa kehamilan.

Ada beberapa makanan yang pantang dikonsumsi ibu hamil, seperti beberapa seafood yang mengandung merkuri tinggi.

Beberapa faktor itu, di antaranya:

  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol selama masa kehamilan, baik hipertensi dalam kehamilan maupun juga preeklampsia
  • Adanya riwayat penyakit jantung bawaan yang tidak terdeteksi sebelumnya

Menurut Andy, fungsi jantung dapat melemah akibat penyakit jantung bawaan, yang diperberat dengan proses kehamilan.

Mulanya, ukuran otot jantung wanita akan membesar sebagai kompensasi beban jantung yang meningkat selama masa kehamilan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.