Kompas.com - 16/01/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi bau badan Kompas.com/WisnubrataIlustrasi bau badan

KOMPAS.com - Badan yang berbau tak sedap menjadi salah satu biang minder bagi banyak orang.

Terlebih, jika bau badan tak enak bisa tercium orang sekitar dari jarak beberapa meter.

Melansir Medical News Today, bau badan tidak sedap sebenarnya muncul karena bakteri yang hidup di kulit.

Bakteri tersebut memecah protein di keringat dan mengubahnya menjadi asam.

Asam itu lah yang menimbulkan bau badan tak sedap.

Bau badan biasanya terjadi saat orang mencapai masa pubertas.

Baca juga: Bau Mulut? Cegah dengan Bersihkan Lidah Selama 2 Menit

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, kondisi kesehatan dan kebiasaan tertentu juga bisa menjadi penyebab bau badan tak enak.

Antara lain diabetes, hobi makan pedas, sampai orang yang punya masalah keringat berlebih.

Bau badan bisa muncul dari kaki, lipatan paha, ketiak, sekitar area intim, pusar, sampai bagian belakang telinga.

Anda yang sedang mengalami masalah bau badan tak perlu khawatir berlebihan.

Persoalan ini bisa dikendalikan, asalkan Anda telaten merawat diri dengan benar.

Baca juga: 5 Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

Melansir SehatQ, berikut enam cara menghilangkan bau badan tak sedap:

1. Mandi dengan bersih

Kebersihan tubuh sangat berkontribusi terhadap bau badan tubuh.

Mandi dengan benar dan tepat menjadi cara utama menghilangkan bau badan tidak enak.

Saat mandi, pastikan Anda membersihkan dengan seksama beberapa bagian tubuh yang paling banyak berkeringat, seperti:

  • Ketiak
  • Seputar paha
  • Bokong
  • Area intim

Sementara itu, frekuensi mandi yang ideal sangat ditentukan jenis kulit serta tingkatan aktivitas sehari-hari.

Anda yang gampang berkeringat dan banyak gerak, membutuhkan mandi lebih sering ketimbang orang yang punya kulit normal dan aktivitasnya duduk di ruang ber-AC.

2. Gunakan deodoran

Deodoran dapat membantu mengurangi dan menghilangkan bau di ketiak.

Saat diaplikasikan ke kulit, deodoran mengontrol kadar keasaman tubuh.

Hal itu dapat mencegah datangnya bakteri biang bau badan.

Agar tetap wangi sepanjang hari, pastikan Anda menggunakan deodoran atau antiperspirant.

Baca juga: Tak Bisa Asal, Ini Cara Cuci Tangan yang Efektif Bunuh Kuman

3. Oleskan parfum di titik nadi

Penggunaan parfum yang tepat dapat menyimpan wangi lebih tahan lama di tubuh.

Salah satunya, semprot atau oleskan parfum di titik-titik nadi tubuh.

Titik nadi yang paling pas diberi parfum antara lain:

  • Bagian belakang leher
  • Lekukan siku
  • Pergelangan tangan
  • Bagian bawah punggung
  • Belakang lutut

Mengoles pewangi di titik nadi, dapat membantu aroma parfum berbaur dengan aroma tubuh.

Saat suhu tubuh meningkat, wangi parfum pun akan aktif dan dilepaskan ke udara.

Pewangi jenis oles atau roll-on, lebih tepat menyasar nadi ketimbang parfum semprot.

4. Lembapkan kulit dengan losion dan krim

Apabila Anda tak nyaman menggunakan parfum, losion dan krim pelembap pun bisa membantu tubuh tetap wangi.

Anda bisa mengoleskan krim dan losion setelah mandi agar wanginya lebih tahan lama.

Produk beraroma seperti losion memang akan lebih tahan lama setelah diaplikasikan pada bagian tubuh yang lembap.

5. Pastikan rambut dan kulit kepala bersih

Untuk mencegah bau badan, kebersihan kulit kepala dan rambut juga perlu diperhatikan.

Para ahli menyarankan Anda menggosok kulit kepala terlebih dahulu saat mandi, baru kemudian ke bagian rambut.

Membersihkan bagian kepala dengan benar dapat mengangkat kotoran dan minyak.

Dengan begitu, rambut pun lebih bersih dan memberikan wewangian yang harum bagi seluruh tubuh.

Baca juga: Awas Berbagi Handuk Saat Liburan Bisa Picu Kurap Hingga Infeksi Paru

6. Jaga pakaian dan handuk tetap bersih

Tak hanya menerapkan cara merawat tubuh di atas, pakaian yang dikenakan juga perlu diperhatikan.

Beberapa material atau bahan pakaian dapat memicu keringat berlebih penyebab bau badan tak sedap.

Selain itu, ganti dan cuci pakaian dengan bersih setelah digunakan.

Pastikan juga handuk bersih, untuk mencegah bakteri penyebab bau badan dari handuk lembab menempel ke tubuh.

Bila perlu, tambahkan pewangi sesuai selera khusus untuk pakaian dan handuk saat mencuci.

Anda bisa menambahkan 10-20 tetes minyak atsiri atau pewangi lain ke rendaman pakaian dan handuk.

Untuk menjaganya tetap wangi, Anda juga bisa memberikan pewangi khusus di lemari penyimpanan pakaian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Haid
Nyeri Haid
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.