Gejala Utama dan Sampingan Demam Berdarah yang Sering Diabaikan

Kompas.com - 25/01/2020, 10:33 WIB
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti dan DBD (Demam Berdarah Dengue) TOTO SIHONOIlustrasi nyamuk Aedes aegypti dan DBD (Demam Berdarah Dengue)

KOMPAS.com - Di negara tropis seperti Indonesia, demam berdarah menjadi momok yang menakutkan. Terutama saat pergantian musim di mana cuaca tidak menentu.

Melansir Antara, Kementrian Kesehatan RI mencatat terdapat 110.921 kasus demam berdarah dengue di Indonesia pada Januari hingga 31 Oktober 2019.

Anga tersebut cukup drastis dari 2018 dengan jumlah kasus berada pada angka 65.602.

Melansir laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demam berdarah disebabkan oleh virus dengue. Virus tersebut dibawa dan ditularkan oleh nyamuk, terutama dari spesies Aedes aegypti.

Baca juga: Berikut Penanganan Tepat Demam Berdarah Sesuai dengan 3 Fase DBD

Demam berdarah tersebar luas di seluruh daerah tropis, dengan variasi risiko lokal dipengaruhi oleh curah hujan, suhu, dan kelembapan relatif.

Siapapun berisiko tinggi terkena demam berdarah, terutama mereka dengan sistem imun yang lemah.

Gejala utama demam berdarah

Melansir laman SehatQ, ada empat gejala utama yang biasa dialami:

  • demam tinggi,
  • perdarahan,
  • pembesaran pada hati, dan
  • kegagalan sirkulasi darah.

Selain itu, dalam pemeriksaan darah akan ditemukan trombositopenia (penurunan jumlah keping darah atau trombosit) disertai peningkatan konsentrasi darah.

Pasien demam berdarah biasanya mengalami peningkatan suhu tubuh tiba-tiba. Demam yang dialami oleh dapat mencapai 40 derajat Celcius.

Demam akan mulai dirasakan dalam 4 hari hingga 2 minggu setelah mengalami gigitan nyamuk yang membawa virus dengue.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Antara,WHO,,
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X