10 Bakteri yang Bisa Kontaminasi Kulit Telur dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 08/02/2020, 19:32 WIB
Telur ayam yang berisi telur yang ditemukan siswa SD di Jalan Cilallang Jaya, Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (3/2/2020). IstimewaTelur ayam yang berisi telur yang ditemukan siswa SD di Jalan Cilallang Jaya, Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (3/2/2020).

KOMPAS.com – Telur adalah salah satu sumber protein yang baik untuk kesehatan.

Bukan hanya itu, telur bahkan diketahui mengandung banyak zat gizi lain yang dibutuhkan tubuh.

Melansir Kompas.com (23/1/2020), sedikitnya ada 11 vitamin dan nutrisi berbeda yang terkandung di dalam telur, di antaranya yakni:

  1. Vitamin B2
  2. Vitamin D
  3. Vitamin E
  4. Vitamin B5
  5. Vitamin B12
  6. Vitamin A
  7. Zat Besi
  8. Fosfor
  9. Folat
  10. Yodium
  11. Selenium

Baca juga: 11 Kandungan Gizi dalam Telur Ayam dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Selain kaya akan gizi, telur juga mudah untuk diolah. Kedua hal itu lah yang akhirnya membuat telur digemari banyak orang.

Namun, patut diwaspadai oleh siapa saja ketika hendak menyiapkan sajian telur. Pasalnya, kulit telur dapat menularkan 10 bateri berbeda yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Bakteri dalam kulit telur

Melansir Buku Dasar-dasar Mikrobiologi Makanan di Bidang Gizi dan Kesehatan (2018) oleh Lily Arsanti Lestari dkk., dijelaskan bahwa kulit telur dapat terkontaminasi kotoran ungags, sarang, pakan, udara dan peralatan.

Tergantung pada tingkat kontaminasi, tetapi kulit telur biasanya mengandung 10 bakteri.

Beberapa bakteri yang mungkin menempel pada kulit terlur, di antaranya:

  1. Pseudomonas
  2. Alcaligenes
  3. Proteus
  4. Citrobacter
  5. E. coli
  6. Enterobacter
  7. Enterococcus
  8. Micrococcus
  9. Baillus
  10. Salmonella 

Bakteri, terutama yang termasuk bakteri Gram negative yang bersifat motil dapat masuk melalui pori-pori kulit telur, khususnya jika kulit telur dalam kondisi basah.

Baca juga: Direbus atau Digoreng, Mana Cara Masak Telur yang Lebih Sehat?

Melansir Buku Ajar Ilmu Gizi: Keracunan Makanan (2009) karya Dr. Arisman, Mb, M.Kes, diterangkan bahwa di peternakan kecil, telur biasanya dikumpulkan 3 kali sehari jika tempatnya bersuhu dingin.

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X