Kompas.com - 06/02/2020, 16:04 WIB
ilustrasi sabun Shutterstockilustrasi sabun

KOMPAS.com - Sabun telah digunakan sejak ribuan tahun silam untuk mandi maupun membersihkan anggota tubuh.

Namun, sejak era 1990an, bertebaran informasi sabun batangan rentan menyebarkan bakteri saat digunakan bergantian.

Sehingga, orang lebih disarankan menggunakan sabun cair ketimbang sabun batangan.

Baca juga: Awas Berbagi Handuk Saat Liburan Bisa Picu Kurap Hingga Infeksi Paru

Benarkah sabun batangan menularkan penyakit?

Melansir The New York Times, Richard Klasco, M.D., menjelaskan sabun batangan tidak bisa menularkan penyakit.

Studi awal yang menguatkan argumennya telah dirilis sejak 1965 silam.

Para ilmuwan sengaja mencemari tangan mereka dengan lima miliar bakteri jenis Staphylococcus dan E.coli.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Bisakah Sabun Batangan Menularkan Penyakit?
Sabun batangan maupun sabun cair sama-sama dapat mencegah penularan penyakit apabila digunakan dengan benar. Berikut penjelasannya.
Bagikan artikel ini melalui

Lantas, mereka mencuci tangan dengan sabun batangan dan meminta orang lain bergantian mencuci tangan dengan sabun tersebut.

Hasil penelitian membuktikan, tidak ada gangguan kesehatan setelah menggunakan sabun batangan secara bergantian.

Baca juga: Awas, Kamar Mandi Bisa Jadi Sarang Bakteri Jika Jarang Dibersihkan

Setelah itu, bermunculan penelitian lain yang menunjukkan efek penggunaan sabun batangan bergantian.

Kendati ada studi yang mengungkap ada bakteri di sabun batangan. Namun, studi tersebut menjelaskan sabun batangan bukan biang infeksi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Listeriosis
Listeriosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.