Kompas.com - 12/02/2020, 10:01 WIB
Sabrina juga menyediakan korset dan celana dalam pria. KOMPAS.com/Nabilla TashandraSabrina juga menyediakan korset dan celana dalam pria.

KOMPAS.com - Banyak orang menggunakan korset dengan alasan ingin mengecilkan perut buncit.

Wanita setelah melahirkan disinyalir adalah pihak yang paling banyak meyakini dan melakukan hal tersebut.

Padahal jika dilihat dari kaca mata medis, pandangan tersebut dirasa kurang tepat.

Baca juga: Benarkah Makan Sebelum Tidur Bikin Perut Buncit?

Dokter Spesialis Kandungan dan Kabidanan RS JIH Solo, dr. Bima Suryantara Sp. OG (K), menilai pemakaian korset tidak efektif untuk mengecilkan perut apalagi menurunkan berat badan.

"Korset tidak efektif untuk menurunkan berat badan," kata dia saat dimintai informasi Kompas.com, Selasa (11/2/2020).

Meski demikian, menurut dia, korset aman-aman saja untuk dipakai, khususnya bagi para ibu yang baru melahirkan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Benarkah Korset Bisa Kecilkan Perut Buncit? Berikut Penjelasan Dokter
Berikut penjelaskan dokter mengenai efektifitas korset untuk mengecilkan perut buncit?
Bagikan artikel ini melalui

Namun, Bima menegaskan, penggunakan korset pada akhirnya hanya terkait dengan faktor kenyamanan.

"Korset boleh kok dipakai ibu setelah melahirkan atau mereka yang merasa gemuk, tapi jatuhnya hanya demi kenyamanan," terang Bima.

Dia menyampaikan, jika ingin mengecilkan perut atau menurunkan berat badan, kembali lagi, siapa saja harus menjaga pola makan mereka.

"Karena tetap, yang memengaruhi berat badan yang utama adalah aktivitas dan pola makan," jelas Bima.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Perut Bunyi
Perut Bunyi
PENYAKIT
Sakit Perut
Sakit Perut
PENYAKIT
Kram Perut
Kram Perut
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
Nyeri Rahang

Nyeri Rahang

Penyakit
3 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebab Rosacea

3 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebab Rosacea

Health
Sudah Ada Vaksin Covid-19, Haruskah Kita Mendapatkan Vaksin Flu?

Sudah Ada Vaksin Covid-19, Haruskah Kita Mendapatkan Vaksin Flu?

Health
5 Penyebab Tangan dan Kaki Gatal, Termasuk Bisa Jadi Gejala Diabetes

5 Penyebab Tangan dan Kaki Gatal, Termasuk Bisa Jadi Gejala Diabetes

Health
Keratitis

Keratitis

Penyakit
8 Cara Mengobati Gusi Bengkak pakai Obat dan Secara Alami

8 Cara Mengobati Gusi Bengkak pakai Obat dan Secara Alami

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.