Kompas.com - 23/02/2020, 07:33 WIB
ilustrasi tumit telapak kaki pecah-pecah shutterstock/Kotinilustrasi tumit telapak kaki pecah-pecah

KOMPAS.com - Tumit kaki pecah-pecah merupakan salah satu masalah kesehatan yang membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

Tak hanya menimbulkan rasa sakit saat menapak atau berdiri terlalu lama, tumit kaki pecah-pecah terkadang juga disertai infeksi.

Selain itu, tampilan kulit telapak kaki yang tidak mulus juga kerap mengganggu penampilan.

Baca juga: Bibir Anda Kering dan Pecah-pecah? Atasi dengan 4 Cara Alami Berikut

Melansir Medical News Today, penyebab tumit kaki pecah-pecah biasanya dipicu kondisi kulit yang kering.

Saat bobot tubuh seseorang menekan bantalan lemak di bawah tumit, kulitnya jadi melebar ke samping.

Ketika kondisi kulit kurang lembab saat cuaca kering atau dingin, kulit menjadi kaku atau kurang elastis dan bisa jadi retak-retak atau pecah-pecah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyebab tumit kaki pecah-pecah juga bisa beragam. Antara lain:

  • Berdiri dalam waktu yang lama, terutama di lantai keras
  • Kegemukan
  • Alas kaki yang terbuka di bagian belakangnya
  • Ukuran sepatu yang tidak pas
  • Gesekan dari bagian belakang sepatu
  • Cara berjalan yang menopang pada tumit
  • Penyakit diabetes, psoriasis, eksim, infeksi jamur, hipotiroidisme

Baca juga: 7 Cara Alami Membasmi Ketombe yang Membandel

Anda yang sedang punya masalah tumit kaki pecah-pecah tak perlu khawatir.

Telapak kaki kering dan pecah-pecah bisa diobati dengan cara yang sederhana.

Melansir berbagai sumber, berikut cara mengatasi kaki pecah-pecah:

1. Rendam dan angkat sel kulit mati di telapak kaki

Luangkan waktu seminggu sekali untuk perawatan merendam dan mengangkat sel kulit mati di telapak kaki.

Jika tumit kaki yang kering belum melunak saat mandi, rendam telapak kaki dalam air hangat selama 10 sampai 15 menit.

Bila perlu, tambahkan beberapa tetes minyak esensial favorit untuk menambah kenyamanan.

Setelah itu, gosokkan scrub dari campuran garam, lidah buaya, dan sedikit minyak kelapa.

Anda bisa menggunakan batu apung atau loofah khusus untuk mengangkat sel kulit mati.

Baca juga: Bebas Ribet, Berikut 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami

2. Lembabkan area tumit

Untuk mencegah kulit telapak kaki kering dan pecah-pecah, Anda disarankan untuk menggunakan pelembab setiap hari.

Gunakan pelembab alami yang mengandung shea butter (minyak buah pohon shea), minyak zaitun, atau minyak kelapa.

Anda juga bisa memilih pelembab dengan bahan aktif lactic acid, urea, hyaluronic acid, glycerin, lanolin, petrolatum, atau mineral oil.

Selain menggunakan produk perawatan berbahan dasar di atas, Anda juga perlu mencegah kulit telapak kaki kering dengan memilih sabun yang tepat.

Produk perawatan kulit yang mengandung pewangi, alkohol, retinoid, atau asam alfa hidroksi kadang-kadang bisa terlalu keras untuk kulit kering dan sensitif.

Hindari produk yang tidak aman untuk kulit kering dan sensitif untuk menjaga minyak alami kulit telapak kaki.

Baca juga: 7 Cara Alami Mengecilkan Perut Buncit

3. Pilih alas kaki yang tepat

Jika Anda sudah menjajal berbagai cara untuk melembabkan kulit kaki dan tumit kaki tetap pecah-pecah, saatnya mengecek alas kaki Anda.

Bisa jadi selama ini masalah ada pada alas kaki yang Anda gunakan.

Alas kaki yang kesempitan atau terlalu ketat dapat membatasi ruang gerak tumit.

Pilih sepatu tertutup yang memberikan ruang gerak di bagian tumit. Bila perlu, tambahkan bantalan di belakang kaki, untuk memberikan dukungan ke area yang bermasalah.

Hindari alas kaki yang terbuka di bagian belakang, sepatu bersol tipis, dan ukuran sepatu tidak pas.

Baca juga: Bosan dengan Bruntusan di Pipi? Coba 9 Cara Mudah Berikut

Gunakan kaus kaki yang empuk dan nyaman. Mengenakan kaus kaki dapat mengurangi gesekan, menyerap keringat berlebih, sekaligus menjaga kelembaban kulit telapak kaki.

Orang yang punya masalah telapak kaki pecah-pecah karena kondisi medis tertentu, perlu berkonsultasi dengan dokter.

Jika kondisi tumit kaki yang pecah-pecah tak kunjung membaik setelah perawatan ala rumahan, ada baiknya segera mencari bantuan dokter untuk mencegah infeksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iritabilitas
Iritabilitas
PENYAKIT
Filariasis
Filariasis
PENYAKIT
Sakit Lutut
Sakit Lutut
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.