Kompas.com - 27/01/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Perut buncit tak hanya menganggu penampilan, tapi juga membahayakan kesehatan.

Melansir Medical News Today, penyebab perut buncit bisa dipicu beberapa hal. Antara lain:

  • Pola makan tidak seimbang
  • Kebiasaan minim bergerak
  • Jarang atau tidak pernah berolahraga
  • Genetik
  • Stres
  • Konsumsi alkohol
  • Kurang tidur

Baca juga: Cukup 10 Menit, 5 Gerakan Olahraga Usir Perut Buncit Tanpa Sit-up

Perut buncit disebut terkait dengan lemak di sekitar perut. Lemak tersebut bisa mengelilingi organ dalam, atau di bawah kulit.

Lemak yang mengelilingi organ dalam seperti pankreas, usus, jantung, hati, dan ginjal lebih berbahaya ketimbang lemak di bawah kulit.

Pasalnya, penumpukan lemak sekitar organ dalam dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, sampai kanker.

Dokter Rachel Stahl, R.D. dari Weill Cornell Medicine, AS, mengatakan lemak yang mengelilingi organ dalam berbahaya karena kerap mengganggu kerja pankreas dan usus.

Selain itu, lemak jenis visceral ini juga dapat mengubah keseimbangan hormon normal dan menggangu metabolisme.

"Lemak visceral bukan hanya sel standar yang menyimpan lemak," kata Stahl, seperti dilansir Men's Health.

Baca juga: 7 Gerakan Olahraga Sederhana Usir Perut Buncit

Sebelum perut buncit menganggu kesehatan, coba cara alami mengempiskan perut buncit berikut:

Kurangi kalori

Pemangkasan lemak tidak bisa hanya menyasar satu area tubuh, semisal bagian perut saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X