Kompas.com - 02/03/2020, 10:31 WIB
Ilustrasi stroke ShutterstockIlustrasi stroke

Namun pada dasarnya, penyakit stroke ini bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, termasuk dari tingkatan sosial mana pun.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Stroke Ringan Bisa Merusak Otak

Bahkan di era sekarang, akibat pola makan kaya lemak atau kolesterol, ada kecenderungan penyakit berat ini sangat mungkin menyerang generasi muda usia produktif.

Dalam buku Stroke: Cegah dan Obati Sendiri (2016) karya dr. Wening Sari, M.Kes, dr. Lili Indriawati, M.Kes, dan Catur Setia Dewi, AMF, juga dijelaskan bahwa stroke lebih rentan dialami oleh pria.

Persentasenya, stroke menyerang pria 19 persen lebih banyak dibanding wanita.

Faktor jenis kelamin tersebut termasuk faktor yang tidak dapat dikontrol atau tidak bisa dimodifikasi.

Oleh sebab itu, wajar jika para pria dianjurkan untuk lebih mewaspadai serangan stroke.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seiring bertambahnya usia, risiko seseorang terkena stroke juga meningkat. Risiko tersebut setidaknya bisa meningkat setelah usia 55 tahun.

Gejala stroke yang mudah dikenali

Stroke merupakan gejala klinis yang awal timbulnya mendadak, progresivitasnya cepat, berupa penurunan fungsi saraf secara lokal maupun global yang berlangsung selama 24 jam atau lebih.

Stroke juga bisa langsung menimbulkan kematian dan semata-mata tidak disebabkan oleh trauma.

Manifestasi klinis stroke akut pada umumnya dapat berupa:

  • Kelumpuhan wajah atau anggota badan yang timbul mendadak
  • Gangguan sensibilitas seperti baal atau kesemutan pada satu atau lebih anggota badan
  • Penurunan kesadaran yang mendadak
  • Bicara tidak lancar
  • Peolo atau cadel
  • Kesulitan memahami ucapan orang lain
  • Gangguan penglihatan
  • Pusing serta berputar
  • Nyeri kepala
  • Mual
  • Muntah

Terkait usia, meskipun stroke dapat terjadi pada setiap usia, kejadiannya jelas meningkat seiring dengan penampahan umur seseorang.

Baca juga: Jangan Takut Makan Pedas, Studi Buktikan Bisa Kurangi Risiko Stroke

Sebagian besar kasus dialami oleh pasien di di atas usia 40 tahun.

Hal itu sejalan dengan faktor yang mendasari penyakit stroke yang sebagian besar terkait dengan proses pengerasan pembuluh darah atau atherosclerosis dan hipertensi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

Health
Hepatitis C

Hepatitis C

Penyakit
Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Achondroplasia

Achondroplasia

Penyakit
Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Health
Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.