Kompas.com - 01/03/2020, 13:36 WIB
Ilustrasi keguguran Shutterstock.comIlustrasi keguguran

KOMPAS.com - Keguguran adalah kondisi saat ibu hamil kehilangan janin sebelum usia kehamilan memasuki 20 minggu.

Umumnya, keguguran terjadi pada awal trimester atau tiga bulan pertama kehamilan.

Dengan mengetahui tanda, penyebab, dan cara mencegahnya, ibu hamil bisa meminimalkan risiko keguguran. Berikut penjelasannya.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Tanda-tanda keguguran

Gejala atau ciri-ciri keguguran bisa dirasakan berbeda-beda di antara ibu hamil.

Melansir laman resmi American Pregnancy Association, beberapa tanda-tanda keguguran yang umum antara lain:

  • Nyeri punggung terasa lebih sakit ketimbang biasanya
  • Berat badan turun
  • Terjadi kontraksi yang nyeri setiap lima sampai 20 menit
  • Timbul pendarahan baik bercak maupun darah
  • Terkadang terjadi kram perut
  • Ada gumpalan dari vagina

Jika ibu hamil mengalami sejumlah gejala di atas, ada baiknya Anda segera ke dokter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 6 Manfaat Kacang Hijau, untuk Kesehatan Jantung sampai Ibu Hamil

Penyebab keguguran

Keguguran pada ibu hamil bisa disebabkan berbagai faktor penyebab.

Melansir Healthline, keguguran pada trimester awal kehamilan umumnya karena janin tidak bisa berkembang secara optimal.

Ada faktor yang tidak bisa dikendalikan, salah satunya dari masalah genetik atau kromosom. Hal itu dapat menyebabkan:

  • Embrio terbentuk tetapi tidak berkembang
  • Embrio tidak terbentuk sama sekali
  • Kehamilan molar dan molar parsial yang menyebabkan janin tidak berkembang

Masalah kelainan kromosom tersebut dapat terjadi saat sel embrio membelah. Bisa juga karena sel telur atau sperma rusak. Atau, plasenta bermasalah.

Baca juga: Kenapa Ibu Hamil Mudah Masuk Angin?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.