Kompas.com - 01/03/2020, 16:31 WIB
Ilustrasi mandi IuriiSokolovIlustrasi mandi

KOMPAS.com – Banyak orang menganggap mandi malam bisa menyebabkan rematik.

Oleh karena alasan itu, mereka pada akhirnya khawatir dan tidak pernah mandi malam meski seharian telah memproduksi keringat.

Dari sudut pandang medis, pandangan tersebut padahal kurang tepat.

Menurut dr. Handrawan Hadesul dalam bukunya Resep Mudah Tetap Sehat yang diterbitkan pada 2009, terdapat puluhan penyebab yang bermuara pada keluhan rematik.

Baca juga: Pada Usia Ini Anak Sebaiknya Tak Lagi Mandi Bareng

Dari puluhan penyebab tersebut, mandi malam tidak termasuk di antaranya.

Mandi malam hanya membuat rematik kumat atau bukan menjadi penyebabnya.

Hal itu bisa terjadi karena mandi malam dengan air dingin bisa memicu terjadinya perubahan tekanan udara.

Bayangkan bila jaringan yang ada di sekitar sendi seperti balon besar yang berisi sendi.

Ketika ada gururan air, itu akan menekan tubuh hingga jaringan di sekitar sendi semakin membesar.

Kondisi inilah yang dapat menyebabkan beban sendi bertambah, sehingga muncullah rasa nyeri.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X