Kompas.com - 08/03/2020, 16:20 WIB
Ilustrasi tertawa shutterstockIlustrasi tertawa

KOMPAS.com - Tertawa bisa menjadi cara sederhana untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Umumnya, saat masih anak-anak kita gampang tertawa berkali-kali sepanjang hari.

Seiring bertambahnya usia dan makin sering dilanda stres, intensitas tertawa jadi kian berkurang.

Baca juga: Awas, Kesepian Picu Kematian Dini, Begini Cara Mengatasinya

Melansir Mayo Clinic, tertawa lepas bisa berdampak positif bagi kesehatan. Manfaat tertawa untuk kesehatan dalam jangka pendek maupun jangka panjang antara lain:

  • Meningkatkan kadar oksigen untuk menstimulasi jantung, paru-paru, dan otot
  • Meningkatkan endorfin sehingga Anda bisa merasa lebih positif dan mengurangi rasa sakit
  • Membuat rileks dengan cara menekan respons stres sehingga detak jantung melambat dan tekanan darah turun
  • Mengendurkan ketegangan dengan cara merangsang dan membantu relaksasi otot
  • Mengurangi depresi dan gangguan kecemasan dengan cara menjaga suasana hati dalam kondisi baik
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara menekan stres

Baca juga: Studi Buktikan Bersyukur Lebih Manjur Sembuhkan Sakit Dibanding Obat

Bagaimana tertawa mendongkrak sistem daya tahan tubuh?

Sistem kekebalan tubuh Anda juga dipengaruhi oleh pikiran atau perasaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat pikiran diselimuti perasana negatif, kondisi itu dapat memicu reaksi kimia yang memengaruhi tubuh untuk menciptakan stres.

Sebaliknya, pikiran positif dapat melepaskan molekul neuropeptida.

Zat neuropeptida tersebut mengatur respons otak terhadap rangsangan negatif seperti stres dan rasa sakit.

Melansir Very Well Mind, saat stres hormor kortisol juga turut melonjak. Untuk itu, Anda disarankan rajin-rajin tertawa.

Baca juga: 8 Manfaat Kesehatan dari Menangis, Jangan Malu Melakukannya

Ketika hormon kortisol melonjak, kemampuan tubuh untuk mengatasi peradangan, mengendalikan keseimbangan garam dan air, mengatur kadar gula, sampai tekanan darah jadi terganggu.

Selain mengontrol stres, tertawa juga meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara mendongkrak jumlah sel penghasil antibodi sekaligus meningkatkan kinerja sel T.

Sel T adalah bagian dari sel darah putih yang memiliki kemampuan untuk mengenali patogen biang penyakit dan melawan infeksi.

Baca juga: 7 Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Selain Olahraga

Strimulasi agar lebih mudah tertawa

Tertawa memang punya segudang manfaat untuk kesehatan. Namun, dalam kondisi yang stres atau penuh tekanan, tertawa bukan jadi sesuatu yang mudah.

Anda tak perlu khawatir, ahli menyebut tertawa bisa dipancing dengan berbagai cara.

Kabar baiknya, baik tertawa asli maupun tertawa hasil pancingan, sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Melansir Help Guide, untuk memancing tawa, Anda bisa menertawakan sesuatu yang lucu di sekitar Anda.

Atau bisa juga dengan berdekatan dengan orang yang sering membuat lelucon. Tertawa disebut gampang menular. 

Selain itu, Anda juga bisa menonton film lucu, video atau tulisan lucu, melakukan sesuatu yang konyol, atau luangkan waktu untuk kegiatan menyenangkan.

Untuk meningkatkan selera humor, ada baiknya Anda mulai mengurangi rasa malu atau bersikap defensif, dan bersedia merangkul ketidaksempurnaan diri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
Cacat Intelektual

Cacat Intelektual

Penyakit
6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

Health
Hepatitis A

Hepatitis A

Penyakit
11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

Health
Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit
9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

Health
Intoleransi Gluten

Intoleransi Gluten

Penyakit
6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Tumit

Nyeri Tumit

Penyakit
6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.