Kompas.com - 14/03/2020, 18:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) disebabkan virus dengue.

Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus.

Tanpa bantuan nyamuk, virus dengue tak bisa menginfeksi atau menular pada orang lain.

Baca juga: Cara Mengobati Demam Berdarah (DBD)

Melansir buku Cara Mudah Mengalahkan Demam Berdarah (2004) oleh Dr. Handrawan Nadesul, penularan DBD bermula dari penderita yang terinfeksi virus dengue.

Saat nyamuk Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus menggigit tubuh penderita yang terinfeksi virus dengue, virus ini akan hidup di dalam tubuh nyamuk.

Nyamuk yang tubuhnya sudah mengandung virus, bisa memindahkan virus ke tubuh orang saat menggigit atau menghisap darah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tubuh orang terinfeksi virus dengue akan mengalami demam dengue atau demam pelana kuda yang biasanya berlangsung selama lima hari.

Tak hanya demam, setelah ada bekas gigitan nyamuk DBD, tubuh penderita biasanya muncul ruam merah di wajah dan dada yang segera menghilang.

Pasien juga mengalami gejala awal DBD lain seperti lesu, sakit kepala, nyeri pegal linu sekujur tubuh, khususnya punggung dan persendian.

Baca juga: Tak Hanya Cantik, 7 Tanaman Hias Ini Usir Nyamuk DBD

Ruam merah pada kulit muncul kembali saat suhu tubuh kembali naik. Ruam awalnya muncul di dada, menjalar ke tangan, disusul bintik merah mirip gigitan nyamuk.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X