Kompas.com - 30/03/2020, 12:01 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Check up singkat kemampuan otak bisa dilakukan dengan metode menjawab pertanyaan.

Cobalah mengevaluasi diri dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut dengan situasi dan kondisi Anda dalam beberapa bulan terakhir:

  1. Pernahkah Anda mengecek 3-4 kali untuk memastikan kunci atau lampu sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah?
  2. Pernahkah Anda berusaha untuk menggunakan “kata” yang Anda tahu, tetapi sulit menyebutnya?
  3. Pernahkah Anda berjalan ke atas dan bawah tempat parkir bersama kantong penuh belanjaan, sambil kebingungan mencari di mana mobil diparkir?
  4. Pernahkah Anda lupa nama seseorang yang baru saja ditemui?
  5. Pernahkah orang lain bilang bahwa mereka sudah menyampaikan sesuatu kepada Anda, tetapi Anda lupa sama sekali mengenai hal tersebut?
  6. Pernahkah Anda mengalami kekurangan kemampuan dalam mempelajari hal-hal yang baru, misalnya dalam bisnis dan pekerjaan?

Menurut Dr dr Yuda Turana, SpS, jika Anda menjawab “ya” pada salah satu pertanyaan di atas, kemungkinan besar otak Anda mengalami penurunan fungsi.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Otak Pecandu Pornografi?

Dokter spesialis saraf itu pun menganjurkan Anda sebaiknya memastikan secara obyektif sampai sejauh mana fungsi otak tersebut terganggu.

Di titik inilah pemeriksaan fungsi otak sangat penting, yakni memastikan keluhan memori secara subyektif menjadi terukur secara obyektif.

Cara menilai fungsi otak

Yuda Turana dalam bukunya berjudul Investasikan Otak Anda: Agar Otak Tetap Sehat, Cerdas & Produktif di Masa Depan (2016) menerangkan, menilai fungsi otak manusia dapat dilakukan melalui pemeriksaan psikometrik berupa pertanyaan-pertanyaan terstruktur.

Gejala pembekuan darah di otak tak hanya sakit kepala. Penderita juga bisa merasakan gangguan penglihatan sampai koordinasi tubuh.

Sebagai contoh, Anda akan diminta untuk mengingat 10 kata dan dilakukan pengulangan 3 kali untuk melihat apakah terjadi proses pembelajaran.

Setelah beberapa saat, Anda kemudian diminta untuk mengingat kembali 10 kata tersebut agar saving score, atau berapa persentase kata yang teringat, dapat dinilai.

Penilaian tersebut dapat menunjukkan fungsi sel otak. Saat sel otak terganggu, kemampuannya cenderung akan menurun.

Begitu juga dengan pemeriksaan kognitif lainnya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacingan
Cacingan
PENYAKIT
Herniasi Otak
Herniasi Otak
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.