Kompas.com - 17/04/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Menurut Dr Chin, wajar apabila saat stres seseorang punya keinginan makan berlebihan.

"Saat menghadapi tekanan, hormon stres akan dilepaskan ke dalam tubuh. Setelah itu timbul respons melawan," jelas dia.

Respons tersebut membuat tubuh merasa dalam keadaan bahaya. Sehingga, tubuh butuh bahan bakar tambahan berupa makanan atau minuman untuk menghadapi ancaman.

Psikolog klinis sekaligus psikoterapis dari Therapysanctuary.com, Dr Jonathan Pointer, juga menyebut bosan dan kurangnya interaksi sosial saat pandemi mendorong orang jadi doyan ngemil.

"Ketika perasaan sedang tidak nyaman, kita cenderung ingin mengalihkan perhatian dari sumber stres. Ngemil dipilih sebagai cara buat beberapa orang memperbaiki suasana hatinya," jelas Pointer.

Baca juga: Ciri-ciri Stres Menghadapi Wabah Virus Corona

Cara mengurangi kebiasaan ngemil saat sedang stres

Banyak orang cenderung ngemil makanan atau minuman tergantung suasana hati. Namun, umumnya pilihan camilannya cenderung tak sehat.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Stres saat Pandemi Corona Sebabkan Doyan Ngemil, Kok Bisa?
Stres saat menghadapi pandemi virus corona ternyata dapat mendorong seseorang jadi doyan ngemil makanan tak sehat. Begini penjelasan ahli.
Bagikan artikel ini melalui

Menurut studi yang dipublikasikan di Advances in Nutrition Journal, orang cenderung memilih asupan tinggi gula, tinggi garam, dan tinggi lemak.

Keripik, gorengan, kue manis, minuman manis merupakan camilan paling populer di banyak negara.

Padahal, dengan arahan sebisa mungkin tinggal di rumah saja, praktis aktivitas fisik banyak berkurang.

Untuk itu, Anda yang doyan ngemil saat stres baiknya mencari cara menghilangkan nafsu makan dan ngemil tak sehat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X