Kompas.com - 24/04/2020, 04:03 WIB
Ilustrasi sakit GERD Shutterstock.comIlustrasi sakit GERD

KOMPAS.com – Santap sahur saat bulan puasa Ramadhan mengharuskan umat muslim bangun lebih awal daripada hari biasanya.

Hal itu pun terkadang membuat mata menjadi begitu mengantuk setelah makan sahur karena waktu tidur menjadi lebih singkat.

Apalagi proses pencernaan maupun makanan yang dikosumsi, memang secara otomatis akan memicu respons di dalam tubuh, termasuk dengan melepaskan hormon.

Hormon yang turut dikeluarkan, yakni setorin dan melatonin yang dapat menimbulkan rasa mengantuk setelah makan.

Jadi beberapa orang pun tak sengaja atau bahkan memutuskan untuk tidur setelah makan sahur.

Baca juga: 10 Manfaat Kesehatan Timun Suri dan Blewah, Buah yang Identik dengan Bulan Puasa

Efek buruk tidur setelah sahur

Jika Anda termasuk orang yang sering mengalami hal tersebut, alangkah baiknya untuk mempertimbangkan efek buruk tidur setelah makan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini dampaknya:

1. Memicu kegemukan

Melansir Healthline, tidur setelah makan atau makan sebelum tidur dapat menyebabkan kebiasaan tidak sehat.

Hingga saat ini memang belum ada bukti yang menunjukkan alasan fisiologis mengapa makan sebelum tidur harus menyebabkan kenaikan berat badan.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur setelah makan lebih cenderung menambah berat badan.

Alasan untuk masalah ini mungkin jauh lebih sederhana dari yang Anda duga.

Orang yang makan sebelum tidur ternyata lebih cenderung menambah berat badan hanya karena makanan yang mengandung kalori ekstra.

Baca juga: 10 Makanan yang Bisa Memberi Kenyang Lebih Lama

Beberapa orang juga menjadi sangat lapar hingga makan berlebih pada malam atau dini hari karena mereka tidak makan cukup di siang hari.

2. Memicu heartburn

Ilustrasi asam lambung naik. Ilustrasi asam lambung naik.

Tidur setelah makan memang bisa jadi adalah sesuatu yang menyenangkan atau nyaman.

Tapi, hal itu dapat menyebabkan heartburn atau kondisi di mana Anda merasakan sensasi perih dan panas seperti terbakar pada dada.

Heartburn terjadi karena produksi asam lambung berlebihan kemudian naik ke tenggorokan atau dada.

Asam lambung yang naik tersebut juga dapat menyebabkan rasa tidak enak di bagian mulut.

3. Meningkatkan risiko asam lambung

Tidur setelah makan tidak baik untuk kesehetan lambung, terutama setelah makan dalam poris banyak.

Langsung tidur atau berbaring setelah makan bisa jadi menyebabkan tekanan di dalam lambung meningkat, sehingga makanan dan cairan lambung naik kembali ke tenggorokan.

Apabila kondisi ini terjadi secara terus- menerus, akan muncul kemudian penyakit Gastroesophageal reflux disease (GERD).

Baca juga: Apa Artinya Lingkaran Setan GERD dan Anxiety?

4. Memicu penyakit GERD

Melansir Healthline, GERD adalah kondisi umum yang mempengaruhi sebanyak 20-48% populasi Barat. Ini terjadi ketika asam lambung terciprat kembali ke tenggorokan Anda.
Gejalanya meliputi:

  • Mulas
  • Sulit menelan
  • Benjolan di tenggorokan
  • Asma yang memburuk di malam hari

Jika memiliki gejala-gejala ini, Anda mungkin sebaiknya menghindari makan sebelum tidur.

Tidur setelah makan dapat membuat gejala lebih buruk karena memiliki perut yang penuh ketika Anda berbaring membuat asam lambung lebih mudah naik kembali ke tenggorokan Anda.

Karena itu, jika Anda mengalami refluks, sebaiknya hindari makan apa pun selama minimal 3 jam sebelum berbaring di tempat tidur.

Selain itu, Anda mungkin ingin menghindari minum atau makan apa pun yang mengandung kafein, alkohol, teh, cokelat, atau rempah-rempah panas.

Semua makanan ini bisa memperparah gejala.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

Health
Ptosis

Ptosis

Penyakit
9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

Health
9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.