Kompas.com - 03/05/2020, 12:04 WIB

Dia menganjurkan bagi siapa saja, terutama yang mengalami kegemukan untuk mengurangi makan makanan berlebih saat puasa.

Hal ini penting karena makanan berlebih terutama yang mengandung kalori dan lemak bisa malah menyebabkan obesitas.

Jadi, sangat dianjurkan bagi siapa saja yang puasa untuk tidak “lapar mata” saat berbuka puasa maupun waktu setelahnya.

Baca juga: 4 Efek Buruk Tidur setelah Santap Sahur

Dia menyarankan, mengganti menu tinggi kalori dan lemak dengan makanan kaya serat dan protein.

Serat akan diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama. Hal ini pun akhirnya dapat juga membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, makanan tinggi serat dan protein juga dapat membantu menekan nafsu makan sehingga baik untuk mencegah makan terlalu banyak saat buka puasa maupun sahur.

“Kurangi makan makanan terlalu banyak dan berlemak karena dapat meningkatkan risiko obesitas,” jelas Rista saat diwawancara Kompas.com, Minggu (3/5/2020).

2. Kurangi makanan dan minuman manis

Rista menyampaikan, buka puasa memang baik diisi dengan makan makanan manis atau minum minuman manis untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Baca juga: Waspadai Efek Buruk Minum Teh Saat Buka Puasa dan Sahur

Tapi, konsumsi makanan dan minuman mengandung gula ini perlu dilakukan secara bijak.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.