Kompas.com - 03/05/2020, 07:15 WIB
Ilustrasi cemas dan takut KatarzynaBialasiewiczIlustrasi cemas dan takut

KOMPAS.com - Pernah merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi di esok hari? Apakah Anda pernah merasa cemas hingga telapak tangan berkeringat saat memikirkan pertemuan yang akan kita hadapi?

Jika hal tersebut pernah Anda alami, bisa jadi Anda mengalami kecemasan antisipatori.

Kecemasan antisipatori merupakan kondisi peningkatan kecemasan karena memikirkan suatu peristiwa atau situasi di masa depan.

Mencemaskan hal-hal yang akan terjadi di masa depan memang hal yang normal. Namun, jika kecemasan itu terlalu berlebihan, bisa berdampak besar pada kehidupan kita.

Baca juga: Kenali Gejala Pendarahan Lambung yang Bisa Berujung Kematian

Kecemasan antisipatori bisa muncul dalam bentuk rasa gugup hingga ketakutan yang sangat tinggi.

Selain itu, penderita kecemasan antisipatori juga bisa mengalami hal berikut:

  • sulit berkonsentrasi
  • sulit mengelola emosi dan suasana hati
  • tidak memiliki rasa emosional
  • kehilangan minat pada hobi yang biasa dilakukan
  • gelisah atau khawatir
  • ketegangan dan nyeri otot
  • mual dan nafsu makan hilang
  • masalah tidur.

Penderita kecemasan antisipatori biasanya menghabiskan banyak waktu untuk membayangkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi.

Mereka juga terlalu fokus pada hasil negatif sehingga mengalami peningkatan frustasi dan putut asa.

Kecemasan antisipatori yang berlebihan juga bisa mengarah pada gangguan berikut:

1. Kecemasan sosial

Gangguan kecemasan sosial melibatkan ketakutan ekstem akan penolakan atau penilaian negatif. Seringkali, penderita kecemasan sosial juga merasakan gangguan fisik.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Enosimania
Enosimania
PENYAKIT
Urtikaria
Urtikaria
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.