Kompas.com - 11/05/2020, 03:00 WIB
Ilustrasi melamun g-stockstudioIlustrasi melamun

KOMPAS.com - pernahkah Anda terhanyut dalam lamunan hingga tanpa sadar banyak waktu yang terbuang sia-sia?

Jika itu sering terjadi, kemungkinan besar Anda mengalami maladaptive daydreaming.

Kondisi kejiawaan ini pertama kali diidentifikasi oleh Profesor Eliezer Somer dari University of Haifa di Israel.

Meski bukan termasuk bagian dari gangguan kejiwaan secara resmi, para ahli setuju kondisi ini bisa menimbulkan gangguan dan efek nyata pada kehidupan sehari-hari penderitanya.

Baca juga: Lupus: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Maladaptive day dreaming merupakan kondisi di mana seseorang melamun secara intensif sehinggga teralihkan dari kehidupan nyata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicunya, antara lain sebagai berikut:

  • topik pembicaraan
  • rangsangan sensorik
  • pengalaman fisik.

Gejala

Melansir laman Healthline, seseorang yang mengalami maladaptive daydreaming bisa mengalami hal-hal berikut:

  • lamunan yang sangat jelas dengan karakter mereka sendiri, pengaturan, plot, dan detail lainnya, seperti fitur cerita
  • lamunan dipicu oleh peristiwa kehidupan nyata
  • kesulitan menyelesaikan tugas sehari-hari
  • sulit tidur di malam hari
  • keinginan luar biasa untuk terus melamun
  • melakukan gerakan berulang sambil melamun
  • membuat ekspresi wajah sambil melamun
  • berbisik dan berbicara sambil melamun
  • melamun untuk waktu yang lama (banyak menit hingga berjam-jam)
  • Para ahli masih tidak yakin apa yang menyebabkan lamunan maladaptif.

Banyak orang mengira penderita maladaptive daydreaming sama dengan skizofrenia.

Namun, penderita skizofrenia tidak dapat membedakan antara kenyataan dan fantasi. Sedangkan penderita maladaptive daydreaming masih mengakui bahwa apa yang menjadi lamunan mereka bukan hal yang nyata.

Lalu, bisakah maladaptvive daydreaming menyebabkan gangguan psikologis lainnya?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penis Gatal
Penis Gatal
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.