Kompas.com - 11/05/2020, 04:00 WIB
Ilustrasi. bopavIlustrasi.

KOMPAS.com - Pola makan dapat memengaruhi berat badan seseorang yang sedang menjalankan puasa.

Bagi orang yang menjaga pola makan dengan komposisi gizi seimbang, berat badannya bisa tetap ideal sepanjang bulan puasa.

Namun ada juga tipe orang yang setelah berpuasa seharian, begitu buka puasa makannya jadi berlebihan. Berat badan pun jadi melonjak.

Baca juga: Tips Cegah Makan Berlebihan saat Buka Puasa

Bagi Anda yang berencana menjaga berat badan tetap ideal, berikut tips diet sehat saat puasa:

1. Penuhi kebutuhan cairan

Ilustrasi minum air putihThinkstockphotos Ilustrasi minum air putih
Cukupi kebutuhan cairan dengan minum setidaknya delapan gelas atau dua liter air per hari.

Hidrasi yang cukup dapat mencegah dehidrasi saat puasa, sekaligus mencegah Anda tergiur mengonsumsi asupan manis saat buka pasa.

Air putih adalah pilihan cairan terbaik yang paling mudah diserap tubuh.

Selama puasa, Anda bisa mengatur pola konsumsi air putih dengan dua gelas saat membatalkan puasa, empat gelas setelah salat magrib sampai lepas makan malam, dan dua gelas saaat sahur.

Hindari konsumsi kafein yang bersifat diuretik atau bikin Anda sering berkemih.

Baca juga: Tips Minum Air Putih saat Puasa

2. Batalkan puasa dengan menu takjil ringan

Kurma SukkariFreepik Kurma Sukkari
Di bulan Ramadhan, metabolisme tubuh melambat dan tingkat energi orang yang berpuasa praktis jadi turun.

Beberapa orang, cenderung langsung tancap gas makan berlebihan saat berbuka puasa.

Padahal, buka puasa semestinya butuh pemanasan setelah tubuh seharian berpuasa tanpa makan dan minum.

Coba berbuka puasa dengan menu takjil ringan yang sehat. Pilihannya dengan meneguk segelas air putih, satu butir kurma, dan sup sayur atau salad.

Hindari berbuka puasa langsung dengan makanan tinggi karbohidrat.

Setelah shalat maghrib, jalan-jalan ringan selama lima menit atau istirahat sejenak, baru persiapan untuk makan malam dengan komposisi gizi seimbang.

Baca juga: Buka Puasa dengan yang Manis Tak Boleh Sembarangan, Bagaimana Baiknya?

3. Hindari gorengan dan pilih menu yang sehat

Ilustrasi makanan bergizi seimbangShutterstock Ilustrasi makanan bergizi seimbang
Buka puasa bukanlah pintu masuk untuk menuruti semua nafsu makan yang sudah dipendam sepanjang hari.

Anda perlu bijak mengonsumsi asupan saat waktu buka puasa tiba, termasuk teknik memasak sampai pilihan menunya.

Sebisa mungkin hindari semua menu yang dimasak dengan cara digoreng. Pilih menu dengan teknik memasak yang lebih sehat seperti direbus atau dikukus.

Pilih karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dan nasi beras merah ketimbang mi atau nasi putih.

Untuk protein, Anda juga disarankan memilih jenis protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, serta kacang-kacangan. Ingat, semuanya tak boleh berlebihan.

Baca juga: Cara Menjaga Jantung Agar Tetap Sehat saat Puasa

4. Jangan lewatkan sahur

Ilustrasi: suasana sahur/berbuka puasaShutterstock/Zurijeta Ilustrasi: suasana sahur/berbuka puasa
Pantang lewatkan sahur saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Melewatkan sahur dapat membuat Anda tak bertenaga dan cenderung makan berlebihan saat buka puasa.

Saat sahur, pilih menu yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein sehat.

Anda bisa mendapatkan tambahan protein sehat dari telur dan susu redah lemak.

Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein sehat saat sahur dapat menjaga kestabilan gula darah, sehingga Anda jadi tidak gampang lapar saat puasa.

Baca juga: Konsumsi Probiotik Saat Puasa agar Pencernaan Sehat dan Imun Kuat

5. Tetap rutin berolahraga

Ilustrasi olahraga jalan kakiShutterstock Ilustrasi olahraga jalan kaki
Puasa bukan jadi pembenaran untuk bisa tidur atau bermalas-malasan sepanjang hari

Anda perlu menjaga rutinitas kegiatan sehari-hari senormal mungkin saat puasa.

Namun, lindungi diri dari paparan sinar matahari di siang hari berlebihan karena dapat menimbulkan dehidrasi.

Saat puasa Ramadhan, usahakan tetap rutin berolahraga setidaknya dua kali seminggu masing-masing 30 menit.

Baca juga: Tips Agar Tak Telat Sahur saat Puasa Ramadhan

6. Minimalkan asupan gula

Ilustrasi makanan manis dan buah-buahanShutterstock Ilustrasi makanan manis dan buah-buahan
Berat badan naik saat puasa bisa disebabkan konsumsi gula berlebihan sepanjang Ramadhan.

Kondisi ini bisa dipicu kebiasaan mengonsumsi aneka es manis dan camilan manis sebagai menu takjil.

Sepanjang Ramadhan, usahakan untuk mengonsumsi gula atau sesuatu yang manis hanya dari buah segar, madu, dan kurma.

Hindari jus siap saji atau siap minum yang biasanya ditambahi banyak gula.

Dengan mencoba berbagai tips diet saat puasa di atas, Anda tak perlu khawatir lagi soal tubuh lesu dan berat badan naik saat puasa.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X